JAKARTA—Survei Indikator Politik Indonesia yang berlangsung pada 16-21 Januari 2025 menunjukkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai menteri dengan kinerja terbaik di mata publik.
“Ada 11,4 persen masyarakat yang menyebut Sri Mulyani sebagai menteri dengan kinerja paling baik,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Senin kemarin.
Posisi kedua ditempati Menteri BUMN Erick Thohir dengan 11,2 persen, disusul Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan) di posisi ketiga dengan 4,8 persen.
Berikutnya adalah Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet) di posisi keempat, Nasaruddin Umar (Menteri Agama) di posisi kelima, Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) di posisi keenam, dan Yusril Ihza Mahendra (Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan) di posisi ketujuh.
Burhanuddin menjelaskan bahwa survei ini menggunakan pendekatan top of mind, di mana responden menyebutkan nama menteri tanpa diberikan daftar pilihan. Ketika daftar nama disediakan, hasilnya tetap konsisten dengan tujuh nama yang sama mendominasi.
Menurutnya, hasil survei ini menunjukkan bahwa persepsi kinerja menteri sangat dipengaruhi oleh tingkat popularitas atau kesadaran responden terhadap nama-nama tersebut.
Pencapaian Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berada di posisi keenam dengan capaian kinerja yang signifikan di sektor pertanian.
Selama masa jabatannya, ia berhasil meningkatkan produksi pangan nasional melalui program modernisasi alat dan mesin pertanian (Alsintan) serta pemberdayaan petani melalui inisiatif strategis.
Kebijakan diversifikasi pangan dan penguatan ketahanan pangan menjadi prioritas utama yang membantu mengurangi ketergantungan pada impor serta meningkatkan kesejahteraan petani. Usaha-usaha ini memperkokoh sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan ekonomi nasional.
Hasil Survei: Menteri Berkinerja Baik
1. Sri Mulyani (Menteri Keuangan): 11,4 persen
2. Erick Thohir (Menteri BUMN): 11,2 persen
3. Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan): 4,8 persen
4. Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet): 4,0 persen
5. Nasaruddin Umar (Menteri Agama): 3,1 persen
6. Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian): 2,7 persen
7. Yusril Ihza Mahendra (Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan): 1,6 persen
Survei ini melibatkan 1.220 responden dengan metode multi-stage random sampling, memiliki margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara dilakukan secara langsung selama periode survei.
Penulis:Ardhi







