SIDRAP – Satu hari jelang pencoblosan pemilihan Bupati dan wakil Bupati Sidrap 27 November besok, Calon Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif memilih mengisi waktu ini dengan kembali ke akar kehidupannya sebagai petani.
Memasuki masa tenang. Ia menghabiskan waktu di ladangnya di Desa Tellumae, Kecamatan Watang Sidenreng, yang sudah dua bulan tak sempat ia kunjungi.
“Saya akan ke kebun untuk melihat-lihat ladang. Masa tenang ini momen yang pas untuk kembali menikmati alam,” ungkap Syahar, Selasa (26/11/2024).
Syahar, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel, memang dikenal sebagai sosok yang dekat dengan dunia pertanian.
Setelah melepas jabatannya beberapa waktu lalu, ia kembali menekuni kebiasaan lamanya dengan bertani dan berkebun.
“Saya ini petani, dari dulu sampai sekarang. Bisa sampai di titik ini, semua berkat ladang dan sawah yang menjadi bagian hidup saya. Jadi, masa tenang ini adalah waktu untuk kembali ke alam,” tambahnya.
Ajak Relawan Jaga Kondusivitas Pilkada
Di sela-sela kegiatannya, Syahar turut mengimbau seluruh relawan, tim pemenangan, dan pendukung SAR-KANAAH untuk menjaga suasana damai dan kondusif selama masa tenang.
“Mari kita bersama-sama menjaga Sidrap tetap tenang, sejuk, dan damai. Jangan terpancing provokasi, karena Pilkada ini milik kita semua. Kemenangan sejati adalah ketika masyarakat bisa memilih dengan hati nurani,” ajaknya.
Syahar berharap, masa tenang ini dapat dimanfaatkan semua pihak untuk merefleksikan harapan bersama demi kemajuan Sidrap.
“Apa pun hasilnya nanti, yang terpenting adalah menjaga Sidrap tetap bersatu dalam kebersamaan,” tutupnya.
Dengan pilihan sederhana untuk kembali ke ladang, Syaharuddin Alrif menunjukkan kedekatannya dengan kehidupan masyarakat agraris Sidrap, sekaligus memberikan teladan menjaga ketenangan di masa krusial Pilkada ini.**







