Lintaskabar.id, Makassar – Muhammad Lutfi Mubarak, siswa kelas XII 1 SMA Islam Athirah Bukit Baruga, menarik perhatian seluruh warga sekolah setelah memamerkan inovasi terbarunya berupa robot kendaraan sederhana yang dapat bergerak otomatis dan menghindari rintangan di depannya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Karya tersebut ditampilkan sebagai bagian dari proyek akhir dalam Athirah Baruga Education Expo 2025. Robot buatan Lutfi dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai teknologi keselamatan karena mampu merespons objek secara mandiri melalui sensor yang dipasang di bagian depan.

Dalam penjelasannya, Lutfi menyebut bahwa pembuatan robot membutuhkan ketelitian dan melalui sejumlah tahapan.

“Pertama saya merancang desain kerangka robot, kemudian mempelajari rangkaian elektronik yang sesuai. Setelah itu saya mulai merakit komponen seperti sensor, motor, dan mikrokontroler. Tahap terakhir adalah pemrograman agar robot bisa bergerak sesuai perintah dan menghindari rintangan,” terangnya, Senin (24/11/25).

Lutfi menjelaskan bahwa pilihannya membuat robot sebagai proyek akhir didorong oleh keinginan untuk mencoba hal baru, mengingat belum ada siswa kelas XII sebelumnya yang membuat proyek serupa. Minatnya terhadap teknologi juga telah tumbuh sejak kecil.

“Saya memilih robot karena ingin menantang diri sendiri. Saya ingin membuktikan bahwa dengan belajar dan berusaha, siswa seumuran saya pun bisa menciptakan teknologi seperti ini,” ungkapnya.

Ia berharap karyanya mampu memberi inspirasi bagi teman-temannya.

“Semoga robot ini bukan hanya menjadi proyek akhir, tapi juga langkah awal perjalanan saya di dunia teknologi. Ke depan, saya ingin membuat robot yang lebih canggih dan bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan para guru, memberikan apresiasi atas inovasi tersebut. Mereka berharap karya Lutfi dapat mendorong budaya riset, kreativitas, serta keberanian berinovasi di lingkungan sekolah.

Pada kesempatan yang sama, robot tersebut diuji langsung oleh Prof. Hendarkaya, Guru Besar Teknik Elektronika Universitas Negeri Makassar. Ia memberikan sejumlah masukan positif dan menilai robot karya Lutfi memiliki peluang besar untuk dikembangkan lebih jauh. (Ag)