Lintaskabar.id, Makassar – Universitas Hasanuddin secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Wakatobi Maritim ke Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Langkah ini menunjukkan komitmen kampus dalam mengimplementasikan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Pelepasan berlangsung pada Kamis (18/12) di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, dan dilakukan langsung oleh Kepala Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat (PBPM) Unhas, Dr. Ir. Syarifuddin Mabe Parenreng, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng.

Jumlah Peserta dan Pendampingan

Sebanyak 36 mahasiswa mengikuti program KKN Tematik Wakatobi Maritim, terdiri dari 12 mahasiswa laki-laki dan 24 mahasiswa perempuan. Seluruh peserta didampingi Dosen Pendamping Kegiatan (DPK), Dr. Ir. Hj. Nurul Nadjmi, S.T., M.T., untuk memastikan tujuan akademik dan pengabdian masyarakat tercapai.

Berbasis Kebutuhan Mitra

Syarifuddin Mabe Parenreng menjelaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut permintaan resmi Pemerintah Kabupaten Wakatobi kepada Unhas. Oleh karena itu, lokasi pengabdian mahasiswa ditetapkan berdasarkan kebutuhan mitra, sejalan dengan kebijakan Unhas menempatkan KKN berbasis permintaan mitra.

Pendekatan ini membuat program KKN lebih terarah dan relevan dengan kondisi nyata di lapangan. Dengan demikian, kegiatan mahasiswa tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Unhas menyambut baik permintaan Pemerintah Kabupaten Wakatobi sebagai bagian dari komitmen kampus menghadirkan pengabdian yang berdampak luas. Kami terbuka terhadap permintaan pengabdian dari berbagai mitra dan institusi, baik lokal, nasional, maupun internasional, selama bertujuan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan bangsa,” jelas Syarifuddin.

Pelaksanaan Program yang Tepat Sasaran

Melalui pendekatan berbasis kebutuhan mitra, program KKN dapat dijalankan secara kontekstual dan tepat sasaran. Mahasiswa dapat langsung terlibat dalam penyelesaian persoalan masyarakat sesuai potensi dan karakteristik wilayah pengabdian.

Program KKN Tematik ini dilaksanakan di empat desa yang tersebar di dua kecamatan: Desa Wapia-pia dan Desa Waginopo di Kecamatan Wangi-Wangi, serta Desa Liya Togo dan Desa Nelayan Bakti di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.

Jadwal dan Fokus Kegiatan

Kegiatan KKN Tematik Wakatobi Maritim berlangsung dari 18 Desember 2025 hingga pertengahan Februari 2026. Selama periode tersebut, mahasiswa melaksanakan program berbasis kemaritiman, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan potensi lokal. Kegiatan ini menjadi simbol pengabdian Unhas tanpa batas dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. (Ag)