SOPPENG—Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh didampingi Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak dan Forkopimda Soppeng, turun langsung meninjau lokasi banjir di Kelurahan Cabbenge, Kabupaten Soppeng, Senin (23/12).
Banjir yang merendam sekitar 300 rumah sejak Minggu mengakibatkan banyak warga bertahan di rumah panggung mereka.
Dalam kunjungannya, Prof Zudan memberikan semangat kepada warga terdampak dan menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk dukungan pemerintah.
“Saya berterima kasih kepada Pak Bupati, Brimob, dan seluruh OPD yang sudah bergerak cepat mengevakuasi warga dan mendistribusikan bantuan melalui dapur umum,” ujar Prof Zudan.
Ia menjelaskan bahwa banjir disebabkan curah hujan tinggi serta aliran air kiriman dari Kabupaten Bone.
Sebagai tindak lanjut, ia meminta Dinas Pertanian mendata petani yang mengalami gagal panen akibat 6.000 hektare lahan pertanian terendam banjir.
“Kami akan siapkan bibit bantuan untuk para petani agar segera bisa bangkit,” tambahnya.
Terkait infrastruktur yang rusak, Prof Zudan menegaskan bahwa perbaikan akan menjadi prioritas pada APBD 2025.
“Kami akan mengupayakan bantuan keuangan khusus jika memungkinkan dan akan menyampaikan kebutuhan ini kepada gubernur terpilih,” katanya.
Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menuturkan bahwa Kecamatan Lilirilau menjadi wilayah yang terdampak paling parah, dengan banjir mencapai dua meter. “Saat ini, Alhamdulillah, sudah mulai surut,” ujarnya.
Salah satu warga, Andi Satriawan, mengungkapkan apresiasinya atas penanganan pemerintah.
“Penanganan pemerintah sangat baik, terutama ketersediaan air bersih,” ungkapnya.
Banjir di Soppeng memengaruhi sekitar 8.000 warga. Pemprov Sulsel terus berkoordinasi dengan Pemkab Soppeng untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan optimal.
Penulis: Natan







