MAKASSAR—Dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Grand Imawan pada Minggu (22/12).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Anggota DPRD Sulsel Hamzah Hamid berhasil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Percasi Sulsel periode 2024-2028.

Musprov ini dihadiri oleh sejumlah pengurus Percasi dari berbagai kabupaten dan kota di Sulsel.

Proses pemilihan berlangsung dinamis namun tetap kondusif.

Meski sempat terjadi perdebatan tajam terkait pencalonan salah satu kandidat yang diusung Pengkot Makassar, hal ini berhasil diselesaikan sesuai dengan tata tertib yang telah disetujui dalam sidang.

Ketua Panitia, Didin Halim, mengapresiasi kelancaran jalannya Musprov.

“Tata tertib Musprov telah dibahas, disetujui, dan diketuk palu oleh pimpinan sidang, Nawir Rahman. Semua proses berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan,” ujar Didin.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Percasi Sulsel, Hamzah Hamid menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Ia menegaskan komitmennya untuk membawa dunia catur Sulsel menuju kejayaan baru.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus kabupaten/kota, panitia pelaksana, serta para atlet. Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya, dengan dukungan semua pihak.

Saya berharap hasil Musprov ini menjadi tonggak kebangkitan catur Sulsel untuk lebih berprestasi di tingkat nasional,” ungkapnya.

Hamzah juga menyoroti pentingnya sinergi antara pengurus, atlet, dan stakeholder terkait dalam menjalankan program-program Percasi Sulsel.

Dengan optimisme tinggi, ia berharap dapat menciptakan bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Sulsel di kancah catur nasional dan internasional.

Terpilihnya Hamzah Hamid diharapkan menjadi angin segar bagi perkembangan olahraga catur di Sulsel. Dukungan dari berbagai pihak akan menjadi kunci untuk menghadirkan prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang.

Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan Hamzah, Percasi Sulsel siap melangkah lebih jauh untuk mencetak atlet-atlet catur yang kompetitif dan berdaya saing tinggi.

Penulis: Ardhi