SURABAYA—Politeknik Bosowa (Poltekbos) lakukan penjajakan kerjasama sekaligus penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama dengan lima industri terkemuka di Surabaya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Jenderal Mitras DUDI dalam rangka program Penyelarasan Kemitraan Satuan Pendidikan Vokasi dengan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA) 2024.

Demi memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan industri, Poltekbos bertandang ke Shangri-La Hotel Surabaya, JW Mariott Hotel Surabaya, Four Points by Sheraton Surabaya Pakuwon Indah, The Westin Surabaya, PT. Efortech Solusi Integrasi, dan PT. Buana Cipta Chara.

Hal tersebut dalam rangka mendukung pengembangan pendidikan vokasi.

Kunjungan dilakukan langsung oleh Wakil Direktur Bidang Sumber Daya Akademik dan Kerja Sama, Dewi Andriani, S.ST.Par., M.Par., bersama Kepala Pusat Pengembangan Karir dan Kerja Sama, Nila Sartika Achmadi, S.M.B., M.M.

Menurut Dewi, Kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai peluang kerja sama, seperti program magang mahasiswa, kolaborasi penelitian dan pengabdian masyarakat, penyelarasan kurikulum bersama industri, serta berbagai kolaborasi strategis lainnya.

“Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan lulusan Politeknik Bosowa memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kami berterima kasih kepada semua mitra industri yang telah mendukung inisiatif ini,”paparnya, belum lama ini.

Dari hasil diskusi tersebut, Poltekbos berhasil menandatangani empat nota kesepahaman (MoU) dengan Four Points by Sheraton Surabaya Pakuwon Indah, The Westin Surabaya, PT. Efortech Solusi Integrasi, dan PT. Buana Cipta Chara.

Selain itu, terdapat 13 Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang juga ditandatangani dengan perusahaan-perusahaan tersebut.

“Kerja sama ini membuka jalan bagi mahasiswa kami untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata dan bagi institusi untuk terus memperkuat kurikulum yang berbasis kebutuhan industri,” tambah Nila.

Sebagai bagian dari program , MoU dan PKS dengan mitra lainnya sedang dalam tahap perampungan.

Poltekbos optimis bahwa sinergi ini akan mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang lebih relevan dan berdaya saing tinggi.

Penulis: Anugrah