Lintaskabar.id, Luwu Utara — Sekretaris Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Zulfikar Limolang, kembali turun menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) 11 Sulsel dalam agenda reses masa sidang kedua tahun 2025–2026.
Zulfikar Pilih Desa Pongo Masamba sebagai Titik Reses
Zulfikar memusatkan kegiatan reses di Kabupaten Luwu Utara dan mendatangi Desa Pongo, Kecamatan Masamba, pada Sabtu (21/1/2026). Dalam pertemuan itu, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel ini menampung berbagai aspirasi warga.
Warga Dorong Perbaikan Infrastruktur dan Dukungan Pertanian
Warga menyampaikan kebutuhan terkait infrastruktur dan sektor pertanian. Mereka menyoroti jalan tani, irigasi, hingga kebutuhan bantuan produksi pertanian.
“Poin-poin aspirasi masyarakat antara lain infrastruktur jalan tani, jaringan irigasi, bantuan bibit dan alsintan maupun pupuk gratis,” kata Zulfikar Limolang dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).
Warga Keluhkan PBI BPJS Dinonaktifkan, Minta Beasiswa dan Modal Usaha
Selain itu, warga juga mengadukan persoalan kepesertaan PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Mereka juga mengusulkan beasiswa pendidikan dan bantuan modal usaha. Zulfikar menegaskan ia akan menindaklanjuti seluruh aspirasi sesuai kewenangan DPRD Sulsel.
“Semua aspirasi akan kita rumuskan di fraksi untuk diajukan dalam rapat paripurna,” tegas Zulfikar.
Zulfikar Serahkan Mesin Jahit untuk Lima Kelompok Usaha
Di sela reses, Zulfikar menyalurkan bantuan pengembangan usaha berupa alat mesin jahit kepada lima kelompok usaha. Ia menyebut bantuan tersebut berasal dari program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan.
“Sambil reses, kami serahkan bantuan pemgembangan usaha berupa alat mesin jahit kepada 5 kelompok usaha. Ini program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan,” pungkas Zulfikar Limolang. (Ar)







