Lintaskabar.id, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif memimpin panen raya padi di hamparan persawahan Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Ahad (22/2). Melalui kegiatan ini, Pemda Sidrap menunjukkan dukungan nyata terhadap sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Bumi Nene Mallomo.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pejabat Daerah dan Kelompok Tani Hadiri Kegiatan

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Abdul Rahman dan Basri, Kepala Dinas TPHPKP Ibrahim, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Bulog Sidrap Ivan Faisal, Camat Pitu Riawa Ali Husain, serta Sekretaris Dinas Kominfo Mursalim Halim. Kepala Desa Otting, para penyuluh pertanian, guru se-Desa Otting, serta puluhan anggota kelompok tani juga mengikuti kegiatan panen.

Bupati Operasikan Combine Harvester untuk Percepat Panen

Syaharuddin menandai panen raya dengan mengoperasikan alat mesin pertanian (alsintan) modern jenis combine harvester untuk mempercepat proses panen di lahan persawahan.

Syaharuddin Paparkan Luas Sawah dan Produktivitas Padi

Dalam sambutannya, Syaharuddin menyampaikan luas sawah di Desa Otting mencapai kurang lebih 1.200 hektar yang terdiri atas sawah tadah hujan dan sawah irigasi.

“Sawah tadah hujan seluas 1.200 hektar berada di wilayah Elle Otting, sedangkan sawah irigasi berada di Otting, Jampu, dan sekitarnya,” jelasnya.

Syaharuddin juga menyebut produktivitas padi di wilayah tersebut mencapai lebih dari 10 ton per hektar. Ia kemudian menyoroti harga gabah yang dinilai menguntungkan petani.

“Harga gabah hari ini Rp7.400 per kilogram. Saya senang jika ada yang membeli di atas harga yang ditetapkan Bulog, yaitu Rp6.500 hingga Rp6.800. Sebagai pemerintah, saya ingin petani Sidrap semakin makmur,” ujarnya.

Pemda Salurkan Pompa Air dan Sumur Bor Bertenaga Listrik

Syaharuddin menyatakan Pemda Sidrap telah menyalurkan bantuan pertanian di Kecamatan Pitu Riawa. Pemda memberikan bantuan pompa air untuk lahan nonrawa seluas 173 hektar di Otting. Selain itu, Pemda menyalurkan bantuan sumur bor bertenaga listrik untuk wilayah Pitu Riawa yang memiliki luas lahan kurang lebih 3.000 hektar.

“Sekarang sudah masuk tahap pemasangan listrik, sehingga musim tanam berikutnya tidak ada lagi kendala air,” katanya.

Pemda Pastikan Ketersediaan Sarana Produksi dan Perbaiki Irigasi

Syaharuddin memastikan ketersediaan benih, pupuk, dan obat-obatan pertanian dalam kondisi aman. Ia juga menyebut Pemda mengalokasikan anggaran Rp5 miliar untuk perbaikan irigasi Bulu Cenrana.

“Kami juga menyiapkan 16 brigade pangan untuk Kecamatan Pitu Riawa, termasuk dua unit untuk Desa Otting. Ini adalah sarana yang kita siapkan untuk mempermudah petani,” tambahnya.

Bupati Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Fungsikan Lampu Jalan

Pada akhir sambutannya, Syaharuddin mengajak warga Pitu Riawa bekerja dengan baik, menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta menghidupkan lampu jalan di wilayah Otting. (Ar)