MAKASSAR—SMP Bosowa School Makassar mengadakan kunjungan edukatif ke stasiun TVRI Sulawesi Selatan, Rabu (22/1).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang bertujuan memperluas wawasan siswa tentang dunia penyiaran dan produksi media.
Dalam kunjungan ini, siswa mendapatkan pemahaman tentang berbagai aspek broadcasting, termasuk proses pemberitaan, pembuatan konten, public speaking, dan teknis media penyiaran seperti listrik dalam industri tersebut.
Mereka diperkenalkan pada sejarah penyiaran, alur kerja pemberitaan, serta perbedaan antara media analog dan digital di era modern.
Para peserta yang terdiri dari siswa kelas 7, 8, dan 9 diajak mengunjungi berbagai area penting di stasiun TVRI, seperti studio rekaman, ruang editing, hingga ruang pemancar.
Salah satu momen menarik adalah ketika siswa mencoba langsung studio dubbing suara. Dengan antusias, mereka mempelajari cara menggunakan peralatan profesional sekaligus melatih kemampuan berbicara di depan mikrofon.
Suci Lestari, guru pendamping dari SMP Bosowa School Makassar, mengungkapkan harapannya terhadap kegiatan ini.
“Melalui kunjungan ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung tentang bagaimana dunia media bekerja. Harapannya, mereka menjadi lebih aktif, kreatif, dan memiliki wawasan luas tentang broadcasting,” jelasnya.
Selain eksplorasi fisik, para siswa juga berdiskusi dengan profesional TVRI yang berbagi pengalaman dan wawasan terkait tantangan serta peluang di dunia penyiaran, baik dalam media analog maupun digital.
Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi siswa untuk mengeksplorasi minat mereka di bidang media sekaligus memotivasi mereka untuk terus belajar dan berkarya dimasa depan.
Penulis: Anugrah







