MAKASSAR — Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti pertemuan dua tokoh sentral Partai Golkar Sulawesi Selatan, Taufan Pawe dan Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Kamis (19/6).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertemuan berlangsung di Warkop Phoenam, salah satu warung kopi legendaris di Kota Makassar, Jalan Boulevard.

Duduk berdampingan dengan secangkir kopi dan roti bakar, keduanya tampak menikmati perbincangan santai namun bermuatan politis.

Kehadiran dua mantan wali kota dua periode ini menjadi perhatian, mengingat posisi strategis mereka dalam struktur Partai Golkar Sulsel.

Taufan Pawe yang kini menjabat Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel sekaligus anggota Komisi II DPR RI menegaskan bahwa pertemuan tersebut adalah silaturahmi antara sahabat sekaligus upaya memperkuat soliditas partai menjelang Musyawarah Daerah (Musda).

“Ini bukan sekadar pertemuan politik, tapi juga ajang nostalgia antara kakak dan adik, senior dan junior. Kami ingin memastikan Golkar tetap bersatu dan solid menghadapi agenda-agenda besar ke depan,” ujar Taufan.

IAS pun menyampaikan hal senada, menegaskan pentingnya Musda sebagai ajang konsolidasi, bukan kompetisi yang memecah belah.

Ia menekankan bahwa semua pihak harus menjunjung tinggi etika organisasi dan menjaga harmoni.

“Kami berdiskusi tentang arah masa depan partai. Musda harus jadi momentum penyatuan, bukan tempat saling menjatuhkan. Mari tetap tenang, ini cuma pertemuan sambil ngopi,” kata IAS sambil tersenyum.

Menanggapi dinamika menjelang Musda, Taufan menyebut pihaknya telah merancang agenda silaturahmi besar yang akan melibatkan seluruh unsur partai, termasuk pengurus DPD kabupaten/kota, organisasi pendiri dan didirikan, anggota legislatif, hingga calon ketua DPD.

“Kami ingin Musda berlangsung damai, penuh semangat kebersamaan. Tidak boleh ada polarisasi,” tegasnya.

Pertemuan ini dianggap banyak pihak sebagai sinyal positif dan simbol rekonsiliasi internal menjelang hajatan penting yang akan menentukan arah kepemimpinan Partai Golkar Sulsel.

Sebagai informasi, Musda Golkar Sulsel dijadwalkan berlangsung tahun ini, meskipun jadwal pastinya masih menunggu keputusan resmi dari DPP Partai Golkar.

Penulis: Ardhi