MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar kembali menerima Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) dari tujuh pengembang perumahan dengan total luas 66.954 meter persegi dan nilai aset mencapai Rp168,7 miliar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penyerahan dilakukan di Perumahan CV Dewi Panakkukang, Senin (19/5), dan diterima langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menekankan bahwa penyerahan PSU ini merupakan bentuk tanggung jawab pengembang sekaligus upaya pemerintah dalam menjamin keberlanjutan infrastruktur dan layanan publik di kawasan perumahan.

“Ini menjadi momen penting setelah penantian hingga 40 tahun. Pemerintah hadir untuk membenahi dan mempercepat pembangunan, tapi masyarakat juga harus ikut menjaga fasilitas yang ada,” tegasnya.

Appi mengingatkan pentingnya empati sosial antarwarga. Ia menyoroti masalah klasik seperti penutupan saluran air oleh penghuni yang dapat mengganggu ketertiban lingkungan.

“Perumahan bukan hanya soal bangunan, tapi soal kenyamanan bersama,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar setiap kompleks perumahan memiliki ruang terbuka hijau (RTH) dan taman bermain anak.

“Kita ingin ada ruang untuk interaksi sosial dan aktivitas anak-anak. Jangan sampai seluruh area dipenuhi bangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Makassar, Muhyiddin, menjelaskan bahwa penyerahan PSU ini penting untuk melindungi aset pemerintah sekaligus menjamin pemeliharaan dan pengelolaan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Sejak 2017, kami telah menerima total PSU seluas 2.222.060 m² dengan nilai lebih dari Rp5,6 triliun,” ungkapnya.

Ia menambahkan, proses serah terima dilakukan dengan dukungan dari Tim Monitoring, Kejaksaan Negeri Makassar, serta Kantor Pertanahan, termasuk melalui pemasangan spanduk peringatan di lokasi yang belum menyerahkan PSU.

Berikut daftar pengembang dan rincian PSU yang diserahkan:

1. PT Dwipa Lestari – Cluster Berlian Permai (Manggala): 5.386 m² | Rp5,55 miliar

2. PT Nusa Sembada Bangun Indo – Cluster Pelangi (Tamalanrea): 6.983 m² | Rp4,28 miliar

3. PT Anugerah Aset Utama – Griya Permata Lestari (Biringkanayya): 15.214 m² | Rp40,16 miliar

4. PT Nusa Sembada Bangun Indo – (Bintoa, Manggala): 2.616 m² | Rp5,69 miliar

5. PT Pajjaiang Indah – Gelora Baddoka Indah (Biringkanayya): 8.819 m² | Rp22,11 miliar

6. PT Pitu Anugrah Pertama – Bukit Nirwana Permai II (Manggala): 5.537 m² | Rp7,05 miliar (diserahkan warga karena pengembang tak diketahui)

7. CV Dewi – Panakkukang Indah (Panakkukang): 22.399 m² | Rp83,88 miliar

Appi berharap proses serah terima PSU ini terus berlanjut di wilayah lain demi penataan kota yang lebih tertib, terintegrasi, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Penulis: Ardhi