MAKASSAR — Kabar duka menyelimuti Kota Makassar. Anggota DPRD Makassar dari Fraksi Golkar, H. Ruslan Mahmud, tutup usia pada Sabtu (19/4) di Rumah Sakit Primaya setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Wali Kota Makassar sekaligus Ketua DPD II Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian salah satu kader terbaik partai beringin tersebut.

“Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Atas nama Pemerintah Kota Makassar dan keluarga besar Golkar, saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum diampuni segala dosa dan diterima amal ibadahnya,” ucap Munafri.

Munafri yang akrab disapa Appi itu mengaku sangat kehilangan sosok Ruslan Mahmud, yang selama ini dikenal sebagai pribadi bertanggung jawab dan memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas serta masyarakat. Almarhum diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar periode 2024-2029.

Menurut Appi, sinergi yang terjalin antara dirinya dan almarhum selama ini, baik sebelum maupun selama menjabat Wali Kota, sangat baik, khususnya dalam membangun Kota Makassar.

“Almarhum selalu menjaga komitmen. Saat Pilwali 2020 dan 2024, beliau hampir tak pernah absen mendampingi saya berkampanye. Ruslan Mahmud adalah pejuang militan pasangan MULIA. Saya merasa sangat kehilangan,” kenangnya.

Appi juga menegaskan bahwa kepergian Ruslan Mahmud meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi seluruh kader Golkar Makassar.

Sebagai bentuk dukungan, Munafri turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini.

“Semoga keluarga almarhum diberi ketabahan dan kekuatan. Kami di Golkar turut berduka dan kehilangan sosok pejuang yang setia dan berdedikasi,” tutupnya.

Diketahui, saat ini Munafri masih berada di luar kota dan telah menginstruksikan seluruh kader Golkar serta fraksi di DPRD Makassar untuk melayat ke rumah duka. Ia pun berjanji akan segera menuju kediaman almarhum setibanya di Makassar.

Penulis: Ardhi