MAKASSAR — Pemerintahan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham membuktikan komitmennya dalam menghadirkan program-program pro-rakyat.
Meski belum genap 100 hari menjabat, pasangan yang dikenal dengan sebutan MULIA ini sudah mulai merealisasikan sejumlah program prioritas yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dari tujuh program unggulan yang mereka usung, dua di antaranya telah berjalan dan mendapat respon positif dari warga.
Program tersebut yakni iuran sampah gratis bagi masyarakat tidak mampu dan pembagian seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP di Kota Makassar.
Langkah cepat ini menuai apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya Pengamat Ekonomi Universitas Bosowa (Unibos), Lukman Setiawan.
Ia menilai, kebijakan iuran sampah gratis merupakan gebrakan progresif yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Program ini sangat membantu meringankan beban masyarakat menengah ke bawah. Hanya saja perlu ada aturan teknis yang jelas soal klasterisasi agar penerapannya benar-benar tepat sasaran,” ujar Lukman, Kamis (17/4).
Selain itu, program seragam sekolah gratis dinilai sangat membantu keluarga kurang mampu yang sering kali kesulitan memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah saat tahun ajaran baru.
“Program ini sangat positif karena memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu tetap bisa bersekolah dengan layak tanpa terbebani biaya seragam,” tambahnya.
Lukman juga mengapresiasi gebrakan awal pemerintahan MULIA, yang dinilai mampu menunjukkan keseriusan mereka dalam mewujudkan Makassar sebagai kota yang inklusif dan berpihak kepada masyarakat kecil.
“Langkah-langkah tersebut merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada warganya,” tutup Lukman.
Dengan langkah cepat ini, pasangan Munafri-Aliyah membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pemerintahan yang hadir di tengah masyarakat dan peka terhadap kebutuhan warganya.
Penulis: Ardhi







