Lintaskabar.id, Makassar — Pemerintah Kota Makassar mempercepat penataan kota untuk menekan risiko banjir sekaligus memperbaiki wajah kota. Pemerintah menyisir lapak liar yang menutup saluran drainase dan memindahkan kontainer besi tua yang mengganggu aktivitas warga.
Syahril Pimpin Aksi Bersih di Panaikang
Selanjutnya, Kecamatan Panakkukang di bawah koordinasi Camat Panakkukang Syahril langsung menggerakkan tim kebersihan kecamatan. Tim membersihkan sejumlah titik di Kelurahan Panaikang dan menertibkan satu unit kontainer besi tua yang selama puluhan tahun berada di tepi Jalan Haji Kalla.
Warga mengeluhkan kontainer itu karena mengganggu pengguna jalan, merusak pemandangan, dan berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas.
“Menjaga kebersihan lingkungan menjadi prioritas kami. Sehingga melakukan proses pengerjaan landasan untuk kontainer sampah di Kelurahan Panaikang,” ujar Syahril, Selasa (17/2/2026).
Kontainer Dipindahkan demi Keselamatan Pengguna Jalan
Lebih lanjut, Syahril menegaskan pemerintah memindahkan kontainer tersebut untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga.
“Pemindahan kontainer yang sudah puluhan tahun berada di pinggir jalan ini dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” sambungnya.
Panakkukang Tertibkan 15 Lapak PKL di Jalan Adipura
Sebelumnya, Kecamatan Panakkukang juga menertibkan 15 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar Jalan Adipura, Kelurahan Karuwisi Utara. Lapak-lapak itu telah berdiri sekitar 30 tahun dan menutup akses pejalan kaki.
Kecamatan Kirim Teguran Tiga Kali sebelum Bongkar
Sebelum menertibkan lapak, pemerintah kecamatan lebih dulu menempuh cara persuasif. Syahril menyatakan pihaknya memberikan peringatan lisan dan administratif serta mengirimkan surat teguran sebanyak tiga kali.
“Kami sudah mengingatkan berkali-kali secara lisan maupun administrasi. Namun karena tetap tidak diindahkan, penertiban terpaksa kami lakukan,” jelasnya.
Pemkot Siapkan Relokasi, Tetap Utamakan Pendekatan Humanis
Meski menertibkan lapak, pemerintah tetap mengutamakan pendekatan humanis. Kecamatan Panakkukang menyiapkan solusi relokasi dan memantau beberapa lokasi alternatif, termasuk eks Terminal Toddopuli serta sejumlah titik pasar di wilayah Panakkukang. (Ar)
“Pedagang ini sudah lama bermukim dan berjualan, bahkan puluhan tahun. Karena itu, penataan tetap kami lakukan dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan solusi jangka panjang,” ungkapnya. (*)







