Lintaskabar.id, Jeneponto – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Kabupaten Jeneponto.
Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, PLN menempatkan fasilitas ini di Kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jeneponto guna memperluas ekosistem kendaraan listrik di Sulawesi Selatan.
Fasilitas Strategis di Pusat Layanan PLN
Untuk memastikan kemudahan akses bagi masyarakat, PLN memilih Kantor PLN ULP Jeneponto sebagai lokasi SPKLU. Melalui langkah ini, PLN menghadirkan infrastruktur kendaraan listrik yang terintegrasi langsung dengan layanan kelistrikan.
PLN Hadirkan Ruang Teduh untuk Kenyamanan Pengguna EV
Selain menghadirkan SPKLU, PLN juga melengkapi layanan dengan fasilitas Ruang Teduh SPKLU melalui kolaborasi bersama Cora Cafe. Dengan demikian, fasilitas ini menyediakan area lounge yang nyaman bagi pelanggan saat menunggu proses pengisian daya kendaraan listrik.
PLN Perkuat Kolaborasi dengan UMKM Lokal
Pada saat yang sama, PLN menghadirkan Ruang Teduh SPKLU sebagai bentuk kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal. Kolaborasi ini bertujuan mendukung ekosistem kendaraan ramah lingkungan sekaligus membuka ruang usaha baru di sekitar fasilitas publik.
UMKM Lokal Optimistis Dorong Aktivitas Ekonomi
Sejalan dengan kehadiran fasilitas tersebut, Founder Cora Cafe, Ramly Usman, menyampaikan optimismenya terhadap antusiasme masyarakat. Menurutnya, lokasi SPKLU yang strategis akan mendorong peningkatan kunjungan pengguna kendaraan listrik sekaligus menggerakkan pertumbuhan UMKM lokal.
“Kami selaku UMKM lokal merasa bersyukur SPKLU PLN ULP Jeneponto telah hadir. Kami juga berterima kasih atas inisiatif PLN dalam melibatkan UMKM lokal untuk turut serta dalam mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Lokasi ini sangat strategis dan kami optimis banyak masyarakat yang akan berkunjung ke tempat kami,” ungkap Ramly.
Edyansyah Resmikan Operasional SPKLU dan Ruang Teduh
Selanjutnya, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, meresmikan operasional fasilitas tersebut melalui pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti pada Kamis (11/12). Melalui prosesi ini, PLN menandai dimulainya layanan SPKLU dan Ruang Teduh bagi masyarakat serta pengguna kendaraan listrik di Jeneponto.
SPKLU Jeneponto Perkuat Mobilitas dan Pariwisata
Dalam sambutannya, Edyansyah menegaskan bahwa SPKLU Jeneponto memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata modern di Sulawesi Selatan.
“SPKLU yang hadir di Jeneponto merupakan fasilitas pertama di daerah ini dan ditujukan untuk menjadi bagian dari pendukung pariwisata modern, khususnya bagi pengunjung yang menuju destinasi wisata unggulan seperti Pantai Bira di Bulukumba,” kata Edyansyah.
PLN Jadikan SPKLU Ruang Pemberdayaan UMKM
Lebih lanjut, Edyansyah menjelaskan bahwa PLN memanfaatkan fasilitas ini sebagai ruang pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui kerja sama dengan Cora Cafe, PLN mendorong penggunaan produk lokal, termasuk kopi hasil petani setempat, agar masyarakat sekitar dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung.
“Bagi pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir jika ingin bepergian ke Bira. PLN sudah menyediakan SPKLU di PLN ULP Takalar, PLN ULP Jeneponto, PLN ULP Bantaeng, PLN UP3 Bulukumba, dan SPKLU Paduppa Resort,” ujarnya.
Spesifikasi Teknis SPKLU Jeneponto
Adapun dari sisi teknis, PLN mengoperasikan SPKLU Jeneponto dengan tipe medium charging berkapasitas 22 kW. Fasilitas ini mulai beroperasi sejak Januari 2025 dan hingga kini mencatat konsumsi listrik sebesar 2.264 kWh oleh pengguna kendaraan listrik.
PLN Perluas Jaringan SPKLU di Sulselrabar
Tidak hanya di Jeneponto, PLN UID Sulselrabar saat ini juga mengoperasikan 65 SPKLU yang tersebar di 51 lokasi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Untuk memperkuat jaringan tersebut, PLN menargetkan penambahan 14 unit SPKLU baru hingga akhir tahun 2025.
PLN Siapkan Ekspansi SPKLU Jangka Panjang
Sebagai kelanjutan dari pengembangan tersebut, PLN merencanakan perluasan titik SPKLU ke berbagai kawasan strategis.
“PLN juga akan menambah jumlah titik SPKLU di wilayah ini, termasuk di kawasan kampus dan area perkantoran, sebagai bagian dari strategi jangka panjang mendukung transisi energi bersih serta memperluas akses fasilitas kendaraan listrik yang ramah lingkungan,” pungkasnya.
PLN Dorong Sinergi Energi Bersih, Wisata, dan UMKM
Dengan mengoperasikan SPKLU dan Ruang Teduh Cafe di PLN ULP Jeneponto, PLN optimistis dapat menciptakan sinergi antara pengembangan infrastruktur energi bersih, pengalaman wisata modern, dan pemberdayaan UMKM lokal. Pada akhirnya, langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan sekitarnya. (Ag)







