Lintaskabar.id, India – Sebuah patung raksasa berbahan besi yang menampilkan Lionel Messi kini berdiri di kawasan Sree Bhumi Sporting Club, Lake Town, Kolkata, India.
Patung setinggi sekitar 21 meter itu memperlihatkan megabintang asal Argentina tersebut mengangkat trofi Piala Dunia FIFA sebagai simbol puncak pencapaiannya di dunia sepak bola.
Monumen Ikonik Menarik Perhatian Publik
Sejak peresmian, monumen tersebut langsung menarik perhatian publik. Warga dan penggemar sepak bola mendatangi lokasi untuk menyaksikan ikon sepak bola dunia yang menjulang di ruang publik.
Kritik Warganet Menguat di Media Sosial
Namun, antusiasme publik juga memicu gelombang kritik di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan urgensi pembangunan patung Lionel Messi di India, negara yang hingga kini masih berjuang mencatat prestasi di level sepak bola internasional.
Publik Dorong Prioritas Pembinaan Sepak Bola
Selain itu, sebagian warganet menilai penghormatan berskala besar tersebut tidak sejalan dengan kebutuhan pengembangan sepak bola nasional.
Mereka mendorong pemangku kepentingan agar mengalihkan dana pembangunan patung untuk pembinaan usia dini, penguatan kompetisi akar rumput, serta peningkatan kualitas pemain lokal.
Ironi Sepak Bola India Jadi Sorotan
Warganet juga menyoroti ironi yang muncul. Mereka menilai India, dengan populasi lebih dari satu miliar jiwa, belum mampu melahirkan tim yang kompetitif di Piala Dunia, tetapi justru membangun monumen bagi pemain asing.
Relevansi Lionel Messi Dipertanyakan
Di sisi lain, warganet mempertanyakan relevansi Lionel Messi dengan sepak bola India. Mereka menilai penghormatan tersebut berlebihan karena Messi tidak memiliki keterkaitan langsung dengan perkembangan sepak bola nasional.
“Menghormati legenda dunia sah-sah saja, tapi mengapa tidak fokus membangun pahlawan dari dalam negeri terlebih dahulu?” tulis seorang pengguna media sosial.
Polemik Cerminkan Arah Kebijakan Sepak Bola
Pada akhirnya, polemik ini menegaskan kontras antara pemujaan terhadap ikon global dan minimnya investasi serius untuk mencetak pemain berkualitas di dalam negeri.
Perdebatan tersebut terus bergulir dan mencerminkan perbedaan pandangan publik mengenai arah serta prioritas pembangunan sepak bola di India.







