MAKASSAR — Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Hamzah Ahmad, mengunjungi Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (14/8) pagi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam kunjungan tersebut, Hamzah membahas dua agenda utama, yakni perpanjangan nota kesepahaman (MoU) antara PDAM Makassar dan BPKP Sulsel serta permintaan review terhadap pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari.

Hamzah menyampaikan bahwa MoU yang akan diperpanjang bertujuan untuk memperkuat pendampingan dan pengawasan BPKP dalam tata kelola Perumda Air Minum Kota Makassar, termasuk peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan serta operasional perusahaan.

“Kerja sama ini sudah berjalan dengan baik, dan kami ingin memastikan agar tetap berlanjut untuk memperkuat pengelolaan perusahaan,” katanya.

Hamzah juga menekankan pentingnya review BPKP terhadap pengelolaan IPAL Losari. Saat ini, pendapatan dari IPAL Losari dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, sementara PDAM bertanggung jawab atas operasional dan pemeliharaan fasilitas tersebut.

“Kami berharap BPKP dapat melakukan telaah untuk memastikan bahwa tata kelola dan alur pendapatan lebih jelas, transparan, dan sesuai dengan peraturan yang ada,” lanjut Hamzah.

Review ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang memperjelas pembagian peran dan tanggung jawab, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan IPAL Losari sebagai fasilitas strategis bagi kota.

“Tujuan utama kami adalah untuk meningkatkan pelayanan dan mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah,” tambah Hamzah.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan, Rasono, menyambut baik rencana perpanjangan MoU tersebut. Menurutnya, kerja sama ini sangat strategis, tidak hanya dalam aspek keuangan, tetapi juga dalam pengelolaan aset dan pelayanan publik yang berlandaskan akuntabilitas.

Rasono juga menyatakan siap memberikan pendampingan serta melakukan telaah sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

IPAL Losari sendiri merupakan proyek infrastruktur pengolahan limbah yang saat ini dikelola langsung oleh Pemerintah Kota Makassar. Proyek ini bertujuan untuk menjaga kualitas lingkungan pesisir dan mendukung program kota ramah lingkungan.

Penulis: Ardhi