Lintaskabar.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar memanfaatkan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) ke-76 untuk menegaskan semangat kebersamaan, kepedulian, dan gerakan sosial sebagai fondasi kehidupan masyarakat kota ini.
Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor untuk Penanganan Masalah Sosial
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan pentingnya saling menghormati dan menghargai di masyarakat untuk menciptakan kota yang aman, nyaman, dan inklusif. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban kota serta mengatasi masalah sosial seperti anak jalanan, gelandangan, dan pengemis.
Penandatanganan Kerja Sama Lintas SKPD sebagai Langkah Konkret Pemkot Makassar
Pemkot Makassar menandatangani kerja sama lintas SKPD untuk memperkuat koordinasi penanganan anjal, gepeng, dan berbagai modus sedekah jalanan, melibatkan Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, DP3A, RSUD Daya, Dinas Koperasi UMKM, Disnaker, Dukcapil, Perumda Pasar, hingga Badan Amil Zakat.
Semangat Kebersamaan Melalui Tindakan Nyata untuk Masyarakat Makassar
Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan bahwa HKSN bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk mengingatkan semua orang bahwa bangsa Indonesia tumbuh dan kuat berkat semangat saling peduli, gotong royong, dan solidaritas sosial.
Apresiasi kepada Pekerja Sosial dan Relawan yang Berperan Aktif
Wali Kota mengapresiasi Dinas Sosial Kota Makassar yang mempersiapkan kegiatan HKSN dengan baik. Ia juga berterima kasih kepada pekerja sosial, Tagana, LKS, TKSK, dan relawan yang bekerja tanpa pamrih.
Komitmen Pemkot Makassar dalam Mewujudkan Kota Inklusif dan Ramah
Politisi Golkar ini mengajak semua pihak untuk menjaga semangat kesetiakawanan sosial, terutama di tengah perubahan perilaku akibat teknologi dan media sosial. Ia menekankan bahwa membangun kota inklusif harus dilakukan dengan aksi nyata.
Pentingnya Sinergi dalam Penanganan Isu Sosial di Makassar
Munafri menyoroti perlunya kerja sama lintas sektor untuk mengatasi masalah sosial, termasuk penanganan anak jalanan, gelandangan, pengemis, dan sedekah jalanan.
Tantangan dan Harapan bagi Masa Depan Makassar yang Lebih Baik
Wali Kota berharap kegiatan HKSN dapat memperkuat semangat persatuan dan mendorong Makassar menjadi kota yang lebih peduli, maju, dan sejahtera.
Aliyah Mustika Ilham: HKSN Sebagai Pengingat Pentingnya Gotong Royong
Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa HKSN ke-76 harus mengingatkan masyarakat akan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di Kota Makassar.
Apresiasi terhadap Program Inovatif Dinas Sosial Makassar dalam Pemberdayaan Masyarakat
Aliyah juga mengapresiasi program inovatif Dinas Sosial Kota Makassar yang memperkuat pemberdayaan masyarakat dan memperluas layanan kesejahteraan sosial.
Kepala Dinas Sosial Makassar: HKSN Memperkuat Kolaborasi untuk Kesejahteraan Sosial Masyarakat
Kepala Dinas Sosial Makassar, Andi Bukti Djufri, menjelaskan bahwa HKSN ke-76 merupakan upaya memperkuat kepedulian, kebersamaan, dan gerakan sosial di masyarakat. Ia juga melaporkan perkembangan positif dalam penanganan masalah sosial seperti hilangnya “manusia silver” dan berkurangnya anak jalanan dan pengemis.
Optimisme Pemkot Makassar dalam Mewujudkan Makassar Bebas Anak Jalanan pada 2029
Andi Bukti menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan program prioritas Wali Kota terkait penanganan anak jalanan dan gelandangan. Dengan sinergi ini, ia optimistis Pemkot Makassar dapat mencapai target bebas anak jalanan pada 2029. (Ar)







