Lintaskabar.id, Makassar – Gelandang serang PSM Makassar, Savio Roberto, masih beradaptasi dengan gaya permainan tim Juku Eja di Super League 2025/2026.
Pemain asal Brasil itu diharapkan segera menunjukkan performa terbaiknya untuk menambah daya gedor tim.
Meski memiliki visi bermain yang baik serta penguasaan bola dan teknik khas Brasil, kontribusi Savio sejauh ini belum maksimal. Dari tujuh penampilan, ia baru mencetak satu gol tanpa assist.
Data mencatat, Savio telah melepaskan tujuh tembakan empat di antaranya tepat sasaran dan mencatat 132 umpan sukses dari total 157 kali percobaan.
Namun, jumlah tersebut masih dianggap kurang menggambarkan peran sentralnya sebagai pengatur ritme permainan.
Menurut pengamat sepak bola Syamsuddin Umar, Savio memiliki potensi besar, namun masih perlu didorong untuk lebih aktif dalam permainan dan tidak hanya menunggu bola.
“Dia punya kemampuan teknik yang bagus, tapi pergerakannya masih kurang aktif. Savio perlu lebih sering mencari ruang dan berinisiatif melewati lawan,” ujarnya, Kamis kemarin.
Mantan Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu juga menilai Savio belum sepenuhnya menemukan ritme idealnya di lini tengah PSM.
Ia menyarankan agar pemain berusia 29 tahun itu lebih fokus pada serangan dan eksplorasi kreativitas di sepertiga akhir lapangan.
Performa Savio menjadi sorotan setelah PSM ditahan imbang Madura United pada laga pekan ke-11 di Stadion BJ Habibie, Parepare.
Hasil itu terasa pahit karena bertepatan dengan perayaan 110 Tahun PSM Makassar, momen yang seharusnya diwarnai kemenangan.
Meski kecewa, Savio tetap bertekad memberikan kontribusi lebih besar pada laga-laga berikutnya. PSM sendiri kini tengah memasuki era baru di bawah arahan pelatih Tomas Trucha, yang diharapkan mampu memaksimalkan potensi pemain-pemain kreatif seperti Savio untuk mengembalikan Juku Eja ke jalur kemenangan. (Zi)







