MAKASSAR — Universitas Bosowa (Unibos) merayakan usia ke-39 dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang semakin kuat. Peringatan Dies Natalis tahun ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi ajang apresiasi bagi para dosen yang telah berkontribusi besar dalam memajukan dunia akademik kampus.
Salah satu momen spesial dalam perayaan yang digelar pada Minggu (5/10) kemarin adalah penyerahan penghargaan “The Best Teacher” oleh Ketua Yayasan Aksa Mahmud, Melinda Aksa, kepada sejumlah dosen terbaik Unibos.
Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Lektor Kepala (Associate Professor) Dr. Ir. Lukman yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dan kontribusi signifikan terhadap pengembangan akademik Unibos.
Penghargaan bergengsi ini bahkan disimbolkan dengan pin emas 4 gram, emas batang 1 gram sebagai bentuk apresiasi nyata atas komitmen dan kinerja luar biasa para pendidik.
Dalam keterangannya, Lukman Setiawan menjelaskan bahwa proses penilaian dosen terbaik dilakukan selama satu tahun, yakni dari 1 Oktober 2024 hingga 1 Oktober 2025, dengan berbagai indikator yang ketat dan menyeluruh.
“Penilaian mencakup banyak aspek, mulai dari hasil karya ilmiah, reputasi SINTA, hubungan eksternal, hingga prestasi jabatan dan kontribusi dalam pengembangan kampus,” ujarnya, Senin (6/10).
Selain itu, Lukman menambahkan bahwa faktor lain seperti tulisan di media nasional, penerbitan buku, hubungan sejawat, dan kemampuan membangun jejaring (networking) juga menjadi pertimbangan penting.
“Semua hal yang dianggap bisa mengangkat citra kampus baik secara personal maupun institusional masuk dalam penilaian,” tambahnya.
Peringatan Dies Natalis ke-39 Unibos tahun ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh sivitas akademika untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan membawa Unibos menuju prestasi yang lebih gemilang di usia ke-40 mendatang.
Penulis: Ardhi







