BARRU—Tim Geologi Universitas Bosowa (Unibos) melaksanakan penelitian terkait fenomena geologi dan dinamika pesisir di Pantai Padongko, Kabupaten Barru, pada Jumat hingga Sabtu (3-4 Januari 2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penelitian ini dipimpin oleh Ketua Program Studi Teknik Geologi Unibos, Dr. Muhammad Adam bersama dosen senior Dr. Ir. Kaharuddin.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Pantai Padongko, yang berbatasan langsung dengan Selat Makassar, tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikaji dari perspektif geologi.

Dalam penelitian ini, tim mengumpulkan data di sepanjang pesisir pantai, mencakup aspek-aspek seperti tipe pasang surut, morfologi pantai, kadar garam, pH, kekeruhan air, suhu, konduktivitas, oksigen terlarut, dan pola akumulasi sedimen.

“Kami menggunakan berbagai metode modern dan berteknologi tinggi seperti grab sampling, palm meter, water quality checker, dan sediment trap untuk memastikan hasil yang lebih akurat,” ujar Dr. Muhammad Adam.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk universitas dan instansi yang memiliki peralatan lebih canggih.

“Saya berharap hasil penelitian ini dapat digunakan untuk pengabdian masyarakat dan sosialisasi, terutama terkait mitigasi bencana di sepanjang Pantai Padongko. Kami ingin memberikan manfaat langsung kepada pemerintah dan masyarakat setempat,” pungkasnya.

Penulis: Natan