GOWA—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali menjalin kerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (3/2).

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, dan Senior Director Yayasan Putera Sampoerna, Elan Merdy.

Kerjasama ini mencakup program beasiswa bagi siswa SMA untuk melanjutkan pendidikan ke Sampoerna University serta program peningkatan kapasitas bagi guru SD dan SMP di Kabupaten Gowa.

“Hari ini kita kembali melakukan MoU untuk mengirim anak-anak berprestasi Kabupaten Gowa ke Sampoerna University. Sejak dimulai tahun 2016, program ini telah melahirkan alumni yang kini bekerja di berbagai mitra Sampoerna Foundation,” ujar Adnan.

Ia menekankan bahwa investasi di bidang pendidikan membutuhkan waktu untuk memberikan hasil nyata, namun sudah terbukti sukses meningkatkan kualitas SDM daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa seleksi dilakukan secara ketat agar anak-anak yang dikirim benar-benar memiliki kompetensi dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Gowa di masa depan,” tambahnya.

Adnan berharap program ini semakin sukses dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Gowa.

“Harapan kita, semakin banyak siswa yang mendapatkan beasiswa, semakin baik masa depan Kabupaten Gowa. Kami ingin mereka sukses di luar sana dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” jelasnya.

Sementara itu, Head of Program Development dan Guru Binar Yayasan Putera Sampoerna Foundation, Juliana, menyampaikan bahwa PSF kembali berkolaborasi dengan Pemkab Gowa untuk memberikan beasiswa kepada lima siswa SMA terpilih.

“Kami akan menyeleksi siswa-siswa berpotensi yang nantinya mendapatkan beasiswa ke Sampoerna University, yang juga bekerjasama dengan Arizona University di Amerika Serikat. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Juliana.

Selain beasiswa untuk siswa, program ini juga mencakup pelatihan bagi 80 guru SD dan SMP melalui metode hybrid yang mengombinasikan pembelajaran tatap muka dan online melalui platform Gurubinar.id.

“Guru yang mengikuti program ini tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga harus mengimplementasikannya di kelas dan menyusun portofolio sebagai bukti penerapan ilmu yang mereka dapatkan,” tambahnya.

Juliana juga mengajak para camat untuk mendaftarkan siswa-siswa berprestasi di wilayahnya agar semakin banyak yang mendapatkan kesempatan beasiswa ini.

“Saat ini sudah ada sekitar 30 pendaftar. Semakin banyak peserta, semakin baik karena program ini diharapkan menjadi program berkelanjutan yang terus mendukung pendidikan di Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Penandatanganan MoU ini turut disaksikan oleh Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, serta para pimpinan SKPD, kabag, dan camat lingkup Pemkab Gowa.

Penulis: Natan