MAKASSAR — Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), dalam pengembangan dunia pendidikan di era digital saat ini.
Dalam sambutannya saat memimpin upacara Hardiknas di Lapangan Karebosi, Munafri menyoroti masih adanya praktik-praktik yang tidak relevan dengan perkembangan zaman, seperti pungutan biaya untuk acara perpisahan dan masuk sekolah negeri.
“Semua orang sekarang sudah bicara soal AI dan digitalisasi, sementara kita masih sibuk kumpul-kumpul uang untuk hal-hal seremonial di sekolah. Ini harus dihentikan,” tegas Munafri.
Turut hadir dalam upacara tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham dan jajaran Forkopimda. Munafri menekankan bahwa kualitas pendidikan di Makassar harus dibangun melalui peningkatan mutu tenaga pendidik.
Menurutnya, AI memiliki potensi besar untuk menghadirkan solusi inovatif dalam dunia pendidikan.
Ia menyebut teknologi ini mampu menjawab tantangan sistem pembelajaran tradisional dan memperkuat proses mengajar yang efektif.
Meski begitu, Munafri menegaskan bahwa kehadiran pemerintah sangat diperlukan dalam pembenahan sistem pendidikan, mulai dari pemberian bantuan hingga kebijakan peningkatan kualitas pembelajaran.
“Saya minta seluruh sekolah di Makassar untuk fokus pada peningkatan mutu pendidikan. Guru dan murid harus terus belajar, jangan berhenti meningkatkan kapasitas diri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa momentum Hari Pendidikan Nasional ini adalah waktu yang tepat untuk membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya pendidikan demi masa depan, khususnya menyongsong Indonesia Emas 2045.
Munafri mengapresiasi dedikasi para guru dan tenaga pendidik yang selama ini telah bekerja keras mencetak generasi unggul di Kota Makassar.
“Tidak akan lahir anak-anak cerdas jika gurunya tidak terus belajar. Peran guru dan orang tua sangat penting dalam membentuk masa depan anak-anak kita,” tutupnya.
Penulis: Ardhi







