MAKASSAR—Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih periode 2025-2030, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, akan menghadiri serah terima jabatan (sertijab) di DPRD Kota Makassar pada Senin besok.
Dalam kesempatan tersebut, mereka akan memaparkan visi, misi, serta program unggulan “MULIA Kota, MULIA Warganya & MULIA Pilihannya” di hadapan para pimpinan dan anggota DPRD.
“Insya Allah, saya bersama Ibu Aliyah akan hadir dalam sertijab dan penyampaian visi-misi di hadapan DPRD Kota Makassar besok,” ujar Munafri Arifuddin, Minggu (2/3).
Pemaparan visi-misi ini akan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani.
Munafri menjelaskan bahwa program yang akan disampaikan merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang menjadi pedoman arah pembangunan Kota Makassar selama lima tahun ke depan.
Sinkronisasi dengan RPJMD dan Pembangunan Nasional
Menurut Munafri, visi-misi mereka telah diselaraskan dengan RPJMD Kota Makassar serta memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah dan Nasional.
Program ini mencakup berbagai sektor, seperti infrastruktur, lingkungan, pendidikan, dan kesehatan, guna mewujudkan Makassar sebagai kota maju yang inklusif dan berkelanjutan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Zulkifli Nanda, menegaskan bahwa paparan program Appi-Aliyah akan mengacu pada RPJMD dan RPJP Pemerintah Kota Makassar.
“Poin utama yang akan disampaikan adalah arah pembangunan kota, target yang ingin dicapai, serta langkah-langkah strategis yang diperlukan,” jelasnya.
Selain itu, pembangunan Kota Makassar akan diselaraskan dengan Visi Indonesia 2045, program pemerintahan pusat periode 2025-2030, serta RPJPD Provinsi Sulawesi Selatan.
Seluruh kebijakan ini akan menjadi dasar dalam perencanaan dan implementasi pembangunan kota agar selaras dengan kebijakan nasional dan regional.
Makassar Kota Inklusif dan Berkelanjutan
Munafri dan Aliyah menegaskan komitmen mereka dalam menjadikan Makassar sebagai kota yang maju dan unggul di Indonesia, dengan tingkat inklusivitas yang tinggi serta pembangunan berkelanjutan.
“Dalam lima tahun ke depan, kami ingin mewujudkan Makassar sebagai kota yang inklusif dan aman, di mana seluruh warganya merasakan manfaat pembangunan secara merata,” kata Zulkifli.
Setelah penyampaian visi-misi dan program MULIA, DPRD Kota Makassar akan melanjutkan dengan proses legislasi yang diperlukan, termasuk penetapan kebijakan dalam bentuk perda.
Penulis: Anugrah







