BANTAENG – Calon Bupati Bantaeng terpilih, Fathul Fauzy Nurdin, menerima kunjungan Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Yassir Mohamed Ali Mohamed, bersama delegasinya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kunjungan istimewa ini turut disambut oleh mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Nurdin Abdullah, serta Ketua Golkar Bantaeng, Lies F. Nurdin, di kediaman keluarga mereka di Bonto Atu, Sabtu (30/11).

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar Yassir mengucapkan selamat kepada pasangan UJI-SAH atas terpilihnya mereka sebagai pemimpin Bantaeng periode 2024-2029 hasil quick count.

Ia optimis bahwa kepemimpinan Uji Nurdin akan membawa kemajuan seperti yang pernah ditorehkan sang ayah, Prof. Nurdin Abdullah, yang dikenal luas sebagai tokoh pembangunan daerah.

“Selamat atas amanah yang diberikan oleh masyarakat. Insya Allah, seperti ayahnya yang sukses, anaknya juga akan melanjutkan jejak yang baik untuk kesejahteraan Bantaeng,” ujar Yassir dengan penuh keyakinan.

Setelah pertemuan hangat tersebut, Uji Nurdin mendampingi Yassir Mohamed Ali mengunjungi PT Sangkaramata Agrikultur Indonesia, sebuah perusahaan unggulan di sektor agrikultur Bantaeng.

Tak hanya itu, mereka juga melakukan tur ke beberapa wilayah pedesaan untuk meninjau lahan pertanian masyarakat.

“Kami melihat berbagai potensi agrikultur di Bantaeng, khususnya pada sektor tanaman sayuran dan peluang investasi lainnya,” ungkap Uji.

Duta Besar Yassir pun menyampaikan harapannya agar hubungan antara Sudan dan Kabupaten Bantaeng dapat berkembang menjadi kerja sama konkret di berbagai bidang.

“Alhamdulillah, Bapak Yassir menyatakan keinginannya untuk membangun kolaborasi antara Sudan dan Bantaeng, terutama di sektor agrikultur dan bidang strategis lainnya,” tambah Uji.

 

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Bantaeng untuk membuka pintu kerja sama internasional yang lebih luas. Dukungan dari pemimpin baru serta potensi daerah yang menjanjikan diyakini mampu menarik minat investor global.

Dengan semangat dan komitmen yang ditunjukkan oleh UJI-SAH, Bantaeng siap menorehkan babak baru dalam pembangunan daerah dan kerja sama global yang saling menguntungkan.**