Lintaskabar.id, Makassar — Universitas Bosowa (Unibos) menjajaki kerja sama dengan PT Vale Indonesia dalam pertemuan yang digelar Direktorat Kerja Sama dan Pengembangan Usaha di Ruang Rapat Senat Lantai 9 Gedung I Universitas Bosowa, Senin (29/6/2026).
Pertemuan itu dihadiri pimpinan Universitas Bosowa, para dekan, kepala departemen, serta tim PT Vale Indonesia yang dipimpin GR External Relations Regional & SDP Growth, Busman Dahlan Shirat.
Unibos Buka Peluang Kolaborasi
Wakil Rektor I Universitas Bosowa, Dr. Sutia Budi, menyebut pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kompetensi mahasiswa.
“Kami sangat berbahagia karena cita-cita Universitas Bosowa akhirnya dapat terwujud dengan hadirnya PT Vale di kampus ini. Harapan kami, Universitas Bosowa dan PT Vale Indonesia dapat menjadi satu keluarga besar dalam konteks kerja sama yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat,” ujarnya.
Sutia mengatakan Unibos memiliki sekitar 12 ribu mahasiswa di 10 fakultas dan 43 program studi. Karena itu, kerja sama tidak hanya menyasar Fakultas Teknik Pertambangan dan Kebumian, tetapi juga bidang pertanian, lingkungan, sosial, hukum, ekonomi, dan kesehatan.
Unibos Fokus pada Tridharma
Wakil Rektor III Universitas Bosowa, Prof. Dr. Nasrullah, menegaskan kerja sama harus mendukung tridharma perguruan tinggi.
Ia berharap penjajakan tersebut menghasilkan riset bersama, kuliah praktisi, peningkatan kompetensi mahasiswa, dan program magang.
“Harapan kami, pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar langsung dari dunia industri, sementara dosen dapat memperluas kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
PT Vale Ingin Kerja Sama Berjalan Nyata
Busman Dahlan Shirat menilai Universitas Bosowa berpotensi menjadi mitra strategis PT Vale Indonesia. Menurutnya, kerja sama ini membuka peluang baru karena selama ini PT Vale lebih banyak bermitra dengan perguruan tinggi negeri.
“Momentum ini sangat menarik karena Universitas Bosowa sepertinya sudah saatnya memang untuk kita bermitra. Tantangan kami bukan sekadar membuat nota kesepahaman, tetapi memastikan kerja sama tersebut benar-benar memiliki implementasi yang nyata melalui penelitian, kuliah praktisi, maupun program magang mahasiswa,” ungkapnya.
Riset dan Magang Jadi Prioritas
Dalam diskusi tersebut, para dekan mengusulkan sejumlah program, mulai dari riset terapan, dosen praktisi, pengembangan laboratorium, kuliah umum, hingga perluasan kesempatan magang bagi mahasiswa. (Ag)







