Lintaskabar.id, Makassar – Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS) Universitas Bosowa (Unibos) menyusun arah pengembangan institusi melalui perumusan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) periode 2026–2031. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 14 April 2026, di Aula FEBS Lantai 4 Gedung 1.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Forum Jadi Momentum Penguatan Arah Kebijakan

Dalam rangka memperkuat fondasi kelembagaan, FIPS menjadikan forum ini sebagai momentum penting untuk merancang pengembangan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Oleh karena itu, Ketua Panitia, Dr. Muliati, M.Ed., menegaskan bahwa tim tidak hanya menjalankan agenda formal, tetapi juga merumuskan strategi yang aplikatif dan berdampak nyata.

Lebih lanjut, ia berharap forum ini menghasilkan pedoman konkret yang mampu mengarahkan pengembangan FIPS secara terstruktur dan terukur.

Dekan Tekankan Pendekatan Solutif

Sementara itu, Dekan FIPS Unibos, Dr. Hj. A. Hamsiah, S.Pd., M.Pd., mendorong sivitas akademika untuk menghadapi tantangan dengan pola pikir solutif. Menurutnya, setiap tantangan harus dihadapi sebagai peluang untuk mendorong kemajuan.

Selain itu, ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada kecerdasan, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan solusi yang tepat.

Pimpinan Universitas Beri Apresiasi

Selanjutnya, Direktur Akademik Unibos, Dr. Burhan, S.Pd., M.Pd., yang mewakili Rektor, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi langkah proaktif FIPS dalam memulai proses strategis ini.

Dalam hal ini, ia menilai FIPS telah menunjukkan kesiapan untuk bergerak cepat dan selaras dengan kebijakan universitas dalam mempercepat pencapaian target institusi.

Akademisi Perkuat Kualitas Perumusan

Di sisi lain, FIPS menghadirkan Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum., Ketua PGRI Sulawesi Selatan sekaligus Direktur Politeknik Nusantara, sebagai dewan penanggap untuk memperkaya perspektif akademik.

Ia menilai proses ini mencerminkan keterbukaan akademik yang kuat. Dengan demikian, pendekatan partisipatif yang melibatkan berbagai pihak mampu menghasilkan rumusan visi dan misi yang relevan dengan kebutuhan masa depan serta selaras dengan arah universitas.

Dosen Terlibat Aktif dalam Diskusi

Tak hanya itu, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan terlibat aktif dalam diskusi. Ketua Program Studi Bahasa Mandarin, Annisa Syauqina Kadar, S.Pd., M.Ed., menyampaikan bahwa forum ini memberi ruang kontribusi nyata bagi dosen.

Menurutnya, diskusi yang terbuka membuat setiap masukan dihargai dan dipertimbangkan secara serius.

Komitmen Perkuat Daya Saing Institusi

Sebagai penutup, panitia menyerahkan plakat penghargaan kepada Prof. Hasnawi Haris atas kontribusinya sebagai dewan penanggap.

Melalui kegiatan ini, FIPS Unibos menegaskan komitmennya untuk menyusun arah strategis yang kolaboratif, terukur, dan berorientasi masa depan guna memperkuat kualitas akademik sekaligus meningkatkan daya saing institusi. (Ag)