Lintaskabar.id, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengarahkan camat dan lurah untuk memfasilitasi serta mengawal pelaksanaan takbiran di wilayah masing-masing agar berjalan aman dan tertib.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Langkah ini diambil Pemkot Makassar untuk mendukung takbiran yang tetap menjunjung nilai religius, kebersamaan, dan ketertiban.

“Takbiran tetap dilaksanakan, saya minta pak Camat, pak Lurah, berkoordinasi sama pihak keamanan. Memastikan malam takbiran bejalan aman dan tertib di wilayah mereka,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Tanpa Konvoi dan Petasan

Selain itu, Munafri menegaskan pemerintah tidak melarang masyarakat menggelar takbiran. Namun demikian, ia melarang masyarakat melakukan konvoi kendaraan dan menyalakan petasan yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Di sisi lain, Pemkot Makassar juga mendorong masyarakat melaksanakan takbiran secara terorganisir melalui kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW.

“Lewat pihak kecamatan dan kelurahan, bersama RT/RW silakan menyiapkan apa yang perlu dipersiapkan dengan baik. Laksanakan takbir bersama masyarakat di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Fokus Lingkungan Perkuat Kebersamaan

Selanjutnya, Munafri memusatkan pelaksanaan Takbir Idulfitri 1447 Hijriah di lingkungan masing-masing untuk menjaga persatuan dan ketertiban warga.

Dengan demikian, langkah ini tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.

Lebih jauh, ia menilai takbiran bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat kebersamaan.

Pengawasan dan Ketertiban

Sementara itu, Munafri mengingatkan masyarakat agar menghindari aktivitas yang mengganggu keamanan, seperti menyalakan mercon dan menggunakan knalpot bising.

“Tidak dilarang untuk takbiran. Yang dilarang adalah konvoi kendaraan, penggunaan bunyi petasan atau mercon, yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” tegasnya.

Untuk itu, Munafri juga meminta camat dan lurah bekerja sama dengan aparat keamanan untuk mengawasi wilayah masing-masing.

Dengan kolaborasi tersebut, pemerintah berharap suasana malam takbiran tetap kondusif.

“Kita berharap masyarakat tetap dapat merayakan malam takbiran dan Idul Fitri 2026 dengan penuh suka cita, tanpa mengabaikan aspek keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan bersama,” harapnya. (Ar)