Lintaskabar.id, Makassar – Pemerintah Kota Tarakan melakukan studi banding ke Pemerintah Kota Makassar untuk mempelajari strategi penerapan digitalisasi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai berhasil meningkatkan efisiensi dan transparansi keuangan daerah.
Kunjungan yang berlangsung di Ruang Rapat Sipakatau, Balai Kota Makassar, Rabu (9/7/2025), diterima langsung oleh Anggota DPRD Kota Makassar, William Laurin, yang turut mendampingi jajaran Pemkot Makassar dalam sesi diskusi bersama.
Dalam kesempatan tersebut, William menyambut baik kehadiran rombongan Pemkot Tarakan dan menilai kerja sama lintas daerah sebagai langkah positif dalam memperkuat inovasi tata kelola pemerintahan.
“Digitalisasi adalah keniscayaan dalam meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan PAD. Kota Makassar terus berbenah, dan kami senang bisa menjadi referensi bagi daerah lain, termasuk Tarakan,” ujar Legislator Fraksi PDIP itu.
Pertemuan tersebut menjadi ajang pertukaran pengalaman dan praktik baik antar daerah, khususnya dalam pemanfaatan teknologi untuk memperkuat sistem pendapatan. Berbagai terobosan Pemkot Makassar turut dipaparkan, seperti pembayaran digital retribusi, integrasi data pajak, hingga pengawasan berbasis sistem digital yang membantu meminimalisir kebocoran pendapatan.
“Kolaborasi seperti ini penting. Bukan hanya saling belajar, tapi juga membangun semangat bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kemandirian fiskal daerah,” tambah William.
Melalui kegiatan ini, Makassar tidak hanya memperkuat posisinya sebagai kota yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan daerah lain dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, efisien, dan berkelanjutan. (Ar)







