MAKASSAR — Inisiatif Pemerintah Kota Makassar dalam menyediakan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk kalangan pendidikan.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Hasnawi Haris, menilai program ini sebagai langkah konkret yang sangat membantu masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas.
“Program ini sangat meringankan beban orang tua, terutama bagi keluarga yang tergolong kurang mampu,” ujarnya saat dimintai tanggapan pada Senin kemarin.
Lebih lanjut, Hasnawi menegaskan bahwa program ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam mendorong pemerataan akses pendidikan di Kota Makassar.
“Seragam yang dibiayai pemerintah menjadi wujud nyata dukungan terhadap masyarakat berpenghasilan rendah,” tambahnya.
Meski demikian, Hasnawi menyadari bahwa tidak semua pihak akan memiliki pandangan serupa terhadap program ini. Ia menyebutkan bahwa perbedaan pendapat adalah hal lumrah dalam pelaksanaan kebijakan publik.
“Yang terpenting, program ini dijalankan dengan konsisten dan penuh tanggung jawab,” ujar guru besar Universitas Negeri Makassar itu.
Ia juga mengingatkan bahwa program seragam gratis ini merupakan bagian dari janji kampanye Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, yang kini telah diwujudkan.
“Ini bukan sekadar janji politik, tapi juga bentuk komitmen untuk membuka akses yang setara bagi seluruh anak bangsa,” ucapnya lagi.
Hasnawi turut menyoroti proses distribusi seragam yang masih berlangsung. Ia mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap potensi hambatan, baik secara administratif maupun teknis.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk terlibat dalam produksi seragam. Menurutnya, pelibatan UMKM bisa memberikan dampak ekonomi tambahan jika dikelola dengan transparan dan adil.
“Kolaborasi antara kebijakan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi lokal ini bisa menjadi kekuatan jika diawasi dengan baik,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Hasnawi menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pelaksanaan program, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Asalkan program ini dijalankan sesuai aturan dan memberi manfaat nyata, saya yakin dukungan dari masyarakat akan terus mengalir,” tutupnya.
Penulis: Ardhi







