MAKASSAR — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulsel guna membahas rencana pembentukan Saka Adhiyasta Pemilu di tingkat daerah.
Pertemuan dilaksanakan di Kantor Kwarda Pramuka Sulsel dan dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, serta Ahmad Ridwan, selaku Wakil Ketua Bidang Saka Sako Kwarda Sulsel, Senin kemarin.
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari keberhasilan pembentukan Saka Adhiyasta Pemilu di beberapa Kwartir Cabang (Kwarcab), yang kini telah memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tingkat provinsi—dengan capaian pembentukan lebih dari 30% di tingkat cabang.
Dalam diskusi tersebut, Saiful Jihad menekankan bahwa Gerakan Pramuka merupakan mitra strategis dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda.
“Gerakan Pramuka adalah mitra penting bagi Bawaslu. Di dalamnya, tidak ada kepentingan selain membentuk karakter dan integritas. Maka dari itu, pembentukan Saka Adhiyasta Pemilu menjadi langkah edukatif yang sangat positif,” ujar Saiful.
Ia juga menambahkan bahwa melalui Saka ini, para anggota Pramuka bisa mendapatkan pembelajaran langsung tentang demokrasi, pengawasan partisipatif, serta pentingnya menjaga integritas dalam proses pemilu.
Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Sulsel dan Kwarda Pramuka sepakat membentuk tim kerja bersama yang akan menyusun langkah-langkah teknis untuk realisasi program ini dalam waktu dekat.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi landasan kuat dalam membentuk karakter pemuda yang aktif, peduli, dan berintegritas dalam kehidupan demokrasi, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.
Penulis: Ardhi






