MAKASSAR — Komitmen Politeknik Pariwisata Makassar dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi kembali ditunjukkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Kali ini, Program Studi Pengelolaan Perhotelan (PPH) menggelar pelatihan bertema “Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Melalui Pelatihan di Bidang Hospitaliti”, yang bertujuan membekali warga dengan keterampilan praktis di sektor perhotelan dan layanan jasa.
Kegiatan yang dilangsungkan pada Kamis, 10 Juli 2025, di Kampus Poltekpar Makassar ini diikuti oleh warga sekitar, orang tua mahasiswa, serta anggota Dharma Wanita Poltekpar.
Pelatihan ini menjadi ruang interaksi langsung antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat, serta menjadi bagian dari kontribusi institusi dalam memperkuat kapasitas SDM lokal, khususnya di bidang pariwisata.
Wakil Direktur I, Muhammad Arfin Muh Salim, M.Pd, Ph.D, CHE, secara resmi membuka acara, didampingi oleh Kaprodi PPH, Muhammad Anas, SE, MM, CHE, yang juga memberikan sambutan dan arahan.
Dalam pidatonya, Arfin menyatakan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh elemen yang terlibat.
“Kami percaya, pelatihan ini dapat mendorong kemandirian, kreativitas, dan inovasi masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup dan perekonomian mereka,” ujarnya.
Pelatihan ini menghadirkan mahasiswa semester enam Program Studi PPH sebagai narasumber utama dalam tiga sesi praktik: pengelolaan restoran, laundry, dan dapur. Di bawah bimbingan dosen tetap, peserta memperoleh materi seputar pembuatan kopi, pengelolaan bisnis laundry, serta strategi perencanaan usaha berskala rumah tangga.
Salah satu sesi favorit peserta adalah praktik pembuatan dimsum, kuliner bernilai jual tinggi yang potensial dikembangkan sebagai usaha.
Antusiasme peserta mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Hasninda Sari, orang tua mahasiswa yang ikut dalam pelatihan, mengaku mendapat banyak manfaat.
“Keterampilan yang diajarkan bisa langsung saya praktikkan untuk membuka usaha rumahan. Ini sangat membuka wawasan kami,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Pariwisata Makassar berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat serta mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pelatihan hospitaliti yang aplikatif dan relevan.
Bentuk pengabdian seperti ini menjadi bukti nyata bahwa institusi pendidikan dapat menjadi motor penggerak dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan siap bersaing di industri pariwisata yang terus berkembang.
Penulis: Anugrah






