Lintaskabar.id, Makassar – Dalam peringatan 61 tahun Partai Golkar, sejumlah tokoh dan pengamat politik menyoroti peluang serta tantangan partai berlambang pohon beringin di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Melalui diskusi bertema “Sulsel, Masihkah Lumbung Golkar?” yang digelar di Graha Pena, Kota Makassar, Kamis (30/10/2025), para pembicara menilai bahwa meski Golkar memiliki potensi besar untuk kembali menjadi pemenang pada Pemilu 2029, partai ini diingatkan agar tidak terjebak dalam euforia masa lalu.
Ketua DPD II Golkar Takalar, Zulkarnain Arief menyatakan optimisme bahwa Golkar akan kembali merebut kemenangan di Sulsel.
“Golkar sudah terbiasa berkompetisi, apalagi sudah 61 tahun berkiprah. Insyaallah, di 2029 nanti kami akan jadi pemenang,” ujarnya penuh keyakinan.
Namun, pandangan berbeda datang dari sejumlah peserta diskusi. Armin Mustamin Toputiri, Wakil Ketua I Golkar Sulsel yang kini nonaktif, menilai kemenangan tidak bisa diraih hanya dengan mengandalkan semangat lama. Ia menyoroti munculnya praktik pragmatisme politik dalam perekrutan calon legislatif.
“Kalau hanya mau menang, gampang. Rekrut saja caleg yang punya modal besar tanpa melihat kaderisasi. Tapi itu mengabaikan nilai-nilai dasar Panca Sukses Golkar,” tegasnya.
Menurut Armin, strategi semacam itu bisa merusak tatanan demokrasi dan mengikis semangat kaderisasi yang selama ini menjadi kekuatan partai.
Sementara itu, akademisi Rahmat Muhammad mengingatkan bahwa Golkar tidak boleh terus hidup dalam bayang-bayang kejayaan masa lalu. Ia menilai partai perlu menyesuaikan diri dengan dinamika politik saat ini.
“Jangan terus menikmati euforia masa lalu dengan merasa sebagai partai besar. Partai lain justru sedang berusaha menjadi besar,” ujarnya.
Menurut Rahmat, perubahan perilaku pemilih menuntut partai untuk lebih adaptif. “Kaderisasi penting, tapi masyarakat sekarang lebih melihat figur dan hasil nyata daripada proses internal partai,” tambahnya.
Diskusi yang diinisiasi oleh Lebo-Lebo Forum itu juga menghadirkan akademisi Madjid Sallatu serta Arif Situju, Redaktur Politik Berita Kota Makassar.
Dari forum ini tergambar bahwa Golkar masih memiliki peluang besar di Sulsel, namun hanya jika mampu bertransformasi dan keluar dari bayang-bayang nostalgia politik masa lalu.







