Lintaskabar.id, Makassar – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menegaskan pentingnya kerja keras seluruh kader Golkar Sulawesi Selatan untuk merebut kembali posisi Sulsel sebagai lumbung suara Partai Golkar.
Hal itu disampaikan Bahlil saat ditemui awak media di Kantor DPP Partai Golkar beberapa waktu lalu. Dengan nada tegas, ia mengatakan bahwa Golkar Sulsel harus bangkit dan siap bersaing secara total.
“Wajib bagi Golkar Sulsel merebut kembali Sulsel sebagai lumbung suara partai, dengan segala risikonya, dari tangan Partai Nasdem,” ujar Bahlil menekankan.
Pernyataan itu juga menjadi jawaban atas pertanyaan awak media mengenai jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel.
“Musda pasti akan dilaksanakan. DPP sedang mencari waktu yang tepat. Tapi semangat Musda nanti adalah semangat merebut kembali Sulsel untuk Golkar,” lanjutnya tanpa menyebut tanggal pasti.
Menanggapi hal tersebut, Armin Toputiri, pengurus DPD I Golkar Sulsel menilai pernyataan Bahlil sebagai sinyal kuat bahwa DPP Golkar sangat serius menata kembali kekuatan partai di Sulsel.
Menurutnya, kekalahan Golkar di Pemilu 2024 untuk pertama kalinya dalam sejarah politik Sulsel dari Partai Nasdem menjadi cambuk untuk bangkit.
“Sinyal pertama, Bahlil menunjukkan keseriusan DPP merebut kembali kejayaan Golkar di Sulsel. Kedua, mereka akan sangat selektif dalam menentukan Ketua DPD I Golkar Sulsel yang baru. Dan ketiga, ini menandakan Musda kemungkinan besar akan digelar pada November 2025, seiring berakhirnya masa bakti Taufan Pawe,” ujar Armin saat ditemui di Warkop Enreco, Makassar, baru-baru ini.
Dengan pernyataan tegas Bahlil tersebut, Musda Golkar Sulsel diperkirakan akan menjadi momentum penting dalam mengembalikan kejayaan partai berlambang pohon beringin di Tanah Daeng. (Ar)







