MAKASSAR- Tim Inafis lakukan identifikasi di lokasi terbakarnya sebuah kendaraan angkutan kota (Angkot) di depan Universitas Bosowa (Unibos) Jl. Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pada penyelidikan tersebut pihak kepolisian mengambil beberapa barang sisa kebakaran seperti Batu, Aki dan beberapa barang pendukung lainya untuk dipelajari.
Sebelumnya sebuah mobil angkot atau Pete-pete terbakar di depan Kampus Universitas Bosowa (Unibos), Makassar, Senin, 26 Agustus 2024 imbas demo dengan tuntutan menolak dinasti politik. Pete-pete itu terbakar sekira pukul 20.11 Wita.
Pemilik Mobil Pete-pete, Syamsir terkejut saat mengetahui mobil yang dikendarai sopirnya itu terbakar. Ia mendapat kabar saat Syamsir juga terjebak macet dengan aksi tuntutan yang sama, namun berbeda lokasi.
Saat ditelepon oleh sopirnya, Baharuddin, Syamsir mengaku ada di depan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM).
“Begitu saya dengar, saya ditelepon sama teman, eh kenapa mi ini kodong. Apami yang mau na makan ini istriku, anakku kalau mobilku sudah dibakar,” kata Syamsir kepada Herald Sulsel saat ditemui, di lokasi mobil terbakar, Selasa, 27 Agustus 2024.
Ia mengaku tak tahu pasti kejadian yang terjadi. Syamsir juga bilang, belum bertemu dengan sopirnya semenjak kejadian tersebut.
“Saya kurang tahu pasti jam berapa (kejadian), karena saya tidak ada di tempat, saya juga lagi bawa mobil dan terjebak macet di depan kampus UNM. Sopir saya ini sampai sekarang belum pernah ketemu. Ituji saya dikirimkan videonya, dia bilang terbakarki mobil, saya bilang yang penting kau selamat, kalau mobil tidak adaji masalah,” ujarnya.
Syamsir berharap, agar pete-petenya bisa digantikan. Karena satu-satunya penghasilannya ada di pete-pete.
“Alhamdulillah kalau mau diganti sama pemerintah. Alhamdulillah. Kalau tidak ya tidak masalahji juga,” tutupnya.







