Lintaskabar.id, Makassar – Dalam momentum Hari Guru Nasional, TK Islam Athirah Racing Centre menghadirkan kegiatan spesial bertajuk “Orang Tua Jadi Guru Sehari” yang digelar di halaman sekolah pada Selasa, 25 November 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Program ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Proyek sekolah yang dirancang untuk mempererat kolaborasi antara guru, orang tua, dan peserta didik melalui pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Pada kegiatan tersebut, salah satu orang tua murid diberi kesempatan memimpin kelas dan membawakan sesi pembelajaran melalui demo masak. Anak-anak diajak membuat kudapan tradisional pisang epe, mulai dari memipihkan pisang, memanggang, hingga menghiasnya.

Pada bagian akhir, setiap anak menambahkan ucapan untuk guru sebagai bentuk apresiasi sederhana yang penuh makna.

Antusiasme anak terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Guru dan orang tua turut mendampingi mereka dengan suasana hangat dan penuh dukungan.

Selain sebagai peringatan Hari Guru, program ini memberi ruang bagi orang tua untuk ikut terlibat langsung dalam proses belajar putra-putrinya.

Ida Laela, salah satu guru TK Islam Athirah Racing Centre, mengungkapkan bahwa kehadiran orang tua yang mengambil peran sebagai guru memberikan energi positif bagi anak-anak.

“Mereka belajar bukan hanya dari materi, tetapi juga dari keteladanan dan kebersamaan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan secara rutin agar hubungan antara sekolah, orang tua, dan peserta didik semakin kuat.

Sementara itu, Rizki, orang tua siswa yang menjadi guru sehari, menyampaikan rasa bangganya dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Saya senang bisa berbagi dan melihat anak-anak begitu antusias. Mengajar ternyata menyenangkan sekaligus menantang,” tuturnya.

Acara ini juga diramaikan dengan persembahan lagu dari anak didik sebagai hadiah untuk para guru. Dengan ceria, mereka menyanyikan lagu penghargaan sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasi para pendidik.

Program Orang Tua Jadi Guru Sehari diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menciptakan pembelajaran yang kolaboratif, hangat, dan bermakna. (Ag)