MAKASSAR—Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) untuk para kader tingkat Sulsel. Acara ini dibuka langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe, di Ballroom Hotel Mercure Makassar, Sabtu kemarin.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah Ketua DPD II Golkar se-Sulawesi Selatan, kepala daerah kader Golkar terpilih, serta anggota Fraksi Golkar dari DPRD Sulsel dan DPRD kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Ketua Panitia Dikpol, Lukman B. Kady, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan momentum refleksi awal tahun bagi kader Golkar untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.

“Kegiatan ini adalah refleksi kader Golkar di Sulsel untuk mengawali tahun 2025 dengan semangat kemenangan menuju Pemilu 2029,” ujar Lukman.

Fokus Sinergi dan Pendidikan Politik

Dalam sambutannya, Taufan Pawe, yang kini menjabat sebagai anggota Komisi II DPR RI, menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah, khususnya dalam pengawasan dan sinkronisasi anggaran.

Ia berharap kepala daerah kader Golkar mampu menjalankan kebijakan yang sejalan dengan visi pemerintah pusat.

“Kami ingin memastikan bahwa sinergitas ini terus berjalan. Salah satu tugas Komisi II DPR RI adalah mengawal kebijakan dana pusat untuk daerah. Diharapkan para kepala daerah dapat menyelaraskan anggaran dengan program prioritas pemerintah pusat,” kata Taufan.

Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan politik yang lebih mendalam, mengingat adanya wacana terkait perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui sistem perwakilan Dewan.

“Kami percaya dengan kebersamaan kader Golkar, tantangan apa pun dapat dihadapi, termasuk jika sistem baru diterapkan,” tambahnya.

Komitmen Karya untuk Rakyat

Taufan, yang merupakan mantan Wali Kota Parepare dua periode, mengingatkan pentingnya kader Golkar menjaga komitmen kekaderan berbasis karya nyata.

Ia menekankan bahwa politik adalah seni untuk meraih dan mempertahankan kekuasaan demi kesejahteraan masyarakat.

“Kita semua, dalam posisi apa pun, harus mampu mempersembahkan karya nyata untuk kemajuan Partai Golkar,” tegasnya.

Ia juga meminta anggota Fraksi Golkar untuk berada di garis depan dalam mengawal kebijakan pemerintah yang pro-rakyat. Menurutnya, kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci dalam menjamin kesejahteraan masyarakat.

“Anggota fraksi harus menjadi penggerak utama dalam mendukung kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, terutama jika pemimpin di daerah tersebut berasal dari Golkar. Dukungan penuh sangat diperlukan demi keberhasilan program pemerintah,” tutupnya.

Penulis:Ardhi