Lintaskabar.id, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Muhidin M Said menanggapi meningkatnya dukungan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II kabupaten/kota yang kini mengerucut pada satu calon Ketua DPD I Golkar Sulsel.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebagai perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar sekaligus Koordinator Wilayah Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Sulsel, Muhidin membuka peluang terjadinya aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.

Ia menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan menjaga soliditas partai dan mencegah perpecahan yang pernah terjadi sebelumnya.

“Iya, kita usahakan aklamasi karena kita sudah punya pengalaman yang lalu,” ujarnya di Makassar, Selasa (23/12/2025), menanggapi informasi dukungan mayoritas pengurus DPD II Golkar di Sulsel.

Aklamasi Jadi Strategi Hindari Kubu-Kubuan

Muhidin menegaskan bahwa aklamasi menjadi langkah strategis untuk memastikan Golkar Sulsel bergerak dalam satu barisan.

Ia mengingatkan pengalaman perpecahan akibat kubu-kubuan di masa lalu, terutama saat menghadapi pemilihan kepala daerah dan legislatif.

“Ke depan, Golkar Sulsel harus berbicara dalam satu bahasa. Siapapun yang disepakati sebagai ketua harus mampu merangkul seluruh kekuatan dan saling melengkapi antar-kader,” jelasnya.

Dukungan Mayoritas DPD II Dikonsultasikan ke DPP

Muhidin menjelaskan bahwa meski satu nama calon ketua menguat, ia belum bisa menyampaikan secara terbuka karena prosesnya masih berlangsung. Nama calon tersebut akan dikonsultasikan ke DPP Golkar di Jakarta terlebih dahulu.

“Nanti kita sampaikan, saya belum bisa baca itu, kan belum. Nama ini saya mau bawa ke Jakarta dulu,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen untuk menjaga kebersamaan seluruh elemen partai. “Kita cari bagaimana bisa bekerja sama semua. Berarti peluang aklamasi ada,” tambahnya.

Ketua Terpilih Harus Mendapat Dukungan Penuh Kader

Muhidin menekankan bahwa siapapun yang nantinya terpilih sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel harus memperoleh dukungan penuh dari seluruh kader di daerah tanpa terkecuali.

“Siapapun terpilih harus didukung oleh seluruh kader yang ada di Sulsel. Kriterianya yang bisa mempersatukan,” katanya.

Terkait latar belakang calon, Muhidin menegaskan Golkar tidak membatasi asal-usul, selama yang bersangkutan merupakan kader terbaik.

“Tidak ada pembatasan kader terbaik yang sudah berkembang selama ini. Kita punya kader, ada empat orang yang bupati dan wali kota,” ungkapnya.

Munafri Arifuddin Jadi Nama Terkuat

Salah satu nama yang menguat sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel adalah Munafri Arifuddin alias Appi. Ketua DPD II Golkar Kota Makassar sekaligus Wali Kota Makassar ini disebut mendapat dukungan mayoritas DPD II Golkar se-Sulsel, sekitar 17 DPD II kabupaten/kota.

Dukungan ini menjadi sinyal kuat menuju aklamasi, terlebih pemilihan Ketua DPD I Golkar Sulsel periode sebelumnya juga berlangsung melalui mekanisme aklamasi atas diskresi DPP Golkar.

Musda Golkar Sulsel Diproyeksikan Jadi Momentum Konsolidasi

Dengan dinamika yang berkembang, Musda Golkar Sulsel kali ini diproyeksikan menjadi momentum konsolidasi besar partai berlambang pohon beringin tersebut. Partai akan memastikan soliditas organisasi dalam menghadapi agenda politik ke depan. (Ar)