Lintaskabar.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani warga yang terdampak kebakaran di kawasan utara kota.
Musibah kebakaran ini terjadi di Kecamatan Tallo setelah pecahnya tawuran antarkelompok warga beberapa hari lalu. Meski situasi kini mulai kondusif, dampak kerusakan masih sangat dirasakan.
Sebanyak 18 rumah warga habis terbakar, memaksa 21 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.
Pemkot Makassar memastikan kehadiran mereka di tengah masyarakat yang terdampak. Tim Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan darurat berupa kebutuhan pokok, perlengkapan keluarga, serta dukungan layanan sosial langsung ke lokasi kejadian.
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufri, mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan dilakukan atas arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Bantuan diberikan kepada warga terdampak di Jalan Pannampu Lorong 2, Kelurahan Suangga dan Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo.
“Distribusi bantuan sudah dilakukan di lokasi kebakaran dan diterima langsung oleh Lurah Suangga,” jelas Andi Bukti, Kamis (20/11/2025).
Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan penanganan cepat dan memastikan wilayah tersebut tetap aman.
“Bantuan melalui posko kemudian disalurkan kepada warga yang rumahnya hangus dan kehilangan barang-barang penting akibat kebakaran yang dipicu konflik antarkelompok beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Ia merinci bahwa bantuan tersebut diberikan untuk total 18 rumah dan 21 KK: 14 rumah dan 17 KK di Kelurahan Suangga serta 4 rumah dan 4 KK di Kelurahan Lembo.
“Seluruh warga yang masuk dalam data terdampak telah terverifikasi dan menjadi prioritas penerima bantuan,” tambahnya.
Jenis bantuan yang disalurkan mencakup 10 macam kebutuhan dasar dan perlengkapan pemulihan awal, seperti beras, mie instan, minyak goreng, kasur, tenda gulung, family kit, kids ware, paket sandang, paket lansia, hingga makanan ringan untuk anak-anak.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban selama masa pemulihan, sambil menunggu langkah lanjutan dari pemerintah kota terkait rekonstruksi dan penanganan pascakebakaran.
Dinas Sosial menegaskan terus berkomitmen untuk hadir memberikan bantuan kemanusiaan dalam segala kondisi darurat.
“Kami memastikan seluruh kebutuhan mendesak masyarakat dapat tertangani dengan tepat dan sesuai sasaran,” tutupnya. (Ar)







