BARCELONA,— Keputusan tak biasa yang diambil pelatih Barcelona, Hansi Flick terbukti tepat sasaran ketika ia menugaskan Ronald Araujo sebagai striker dadakan dalam laga melawan Girona.
Pertandingan yang diselenggarakan di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Sabtu (18/10) malam WIB, menjadi panggung eksperimen berani Flick. Barcelona sempat unggul lebih dulu lewat gol Pedri pada menit ke-13, namun Girona menyamakan kedudukan tujuh menit kemudian melalui aksi Axel Witsel.
Skor imbang bertahan hingga akhir babak kedua, membuat Flick harus memutar otak. Pada menit ke-82, pelatih asal Jerman itu melakukan langkah tak terduga dengan memasukkan Ronald Araujo bukan di posisi aslinya sebagai bek, melainkan sebagai penyerang tengah.
Langkah itu diambil karena dua ujung tombak andalan Barcelona, Robert Lewandowski dan Ferran Torres, tengah dibekap cedera. Flick pun memilih memanfaatkan kekuatan fisik dan insting tajam Araujo di depan gawang lawan.
Keputusan berani tersebut akhirnya membuahkan hasil manis. Araujo sukses mencetak gol kemenangan yang memastikan Barcelona merebut tiga poin penting dalam Derbi Catalunya.
Selepas laga, Araujo mengaku tidak sedikit pun ragu saat menerima instruksi Flick untuk tampil sebagai striker dadakan. “Saya hanya ingin membantu tim. Ketika pelatih meminta saya bermain di depan, saya langsung siap,” ujarnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti ketepatan insting taktis Hansi Flick dalam membaca situasi di lapangan, sekaligus memperlihatkan fleksibilitas skuad Barcelona di musim 2025–2026.
Penulis: Irwan






