Lintaskabar.id, Makassar – Kabar duka menyelimuti gedung DPRD Kota Makassar. Salah satu sosok terbaiknya, Ruslan Mahmud, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi A, berpulang pada Sabtu, 19 April 2025, di usia 60 tahun.
Kepergian legislator dari Fraksi Golkar ini meninggalkan kesedihan mendalam bagi rekan sejawat dan masyarakat yang mengenalnya. Ruslan diketahui telah lama berjuang melawan penyakit jantung sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Sekretaris DPRD Makassar, Dahyal, turut mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang tenang dan penuh penghormatan terhadap orang lain.
“Beliau orangnya tenang, menghargai orang lain,” tutur Dahyal dengan nada haru.
Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan di TPU Panakkukang, Minggu, 20 April 2025. Keluarga dan kerabat dekat pun bersiap memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu figur teladan di DPRD Makassar.
Sebagai wakil rakyat, Ruslan Mahmud dikenal luas di Daerah Pemilihan (Dapil) Ujung Pandang–Rappocini. Dalam pemilihan legislatif terakhir, ia berhasil meraih 5.485 suara, bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap kiprahnya.
Sepanjang masa pengabdiannya, almarhum dikenal sebagai legislator yang tegas dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia selalu menempatkan kepentingan publik di atas segalanya, baik dalam forum resmi maupun dalam interaksi keseharian.
Bagi banyak pihak, kepergian Ruslan Mahmud tidak hanya meninggalkan kursi kosong di DPRD, tetapi juga meninggalkan teladan tentang ketenangan, kesantunan, dan dedikasi terhadap pelayanan publik.
“Beliau akan selalu dikenang sebagai sosok yang bekerja dengan hati dan menghormati siapa pun,” ujar Dahyal.
Dunia politik Kota Makassar kini berduka, kehilangan sosok yang dikenal bersahaja namun penuh komitmen dalam mengabdi kepada masyarakat. (Ar)







