TIONGKOK—Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Hasanuddin, bersama rombongan dari Kemendagri Dirjen Bina Wilayah, melaksanakan kunjungan kerja ke Chongqing, Tiongkok, pada Kamis kemarin.
Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki kerja sama dalam pengembangan teknologi modern di bidang pemadam kebakaran.
Salah satu inovasi unggulan yang diperkenalkan adalah pemanfaatan drone sebagai alat pemadam kebakaran canggih.
“Drone ini memiliki kemampuan luar biasa, termasuk durasi terbang hingga 25 menit, membawa bahan pemadam seperti air atau foam, dan dapat beroperasi pada ketinggian hingga 120 meter. Drone juga terhubung dengan selang pemadam berukuran 1 hingga 1,5 inci,” ungkap Hasanuddin, Minggu (19/1).
Teknologi drone ini mampu menahan tekanan air hingga 8,5 bar, memastikan efisiensi tinggi dalam proses pemadaman.
Selain fungsi utama untuk memadamkan api, drone ini dilengkapi fitur tambahan seperti pencegahan perambatan api ke lantai lain, pelontar otomatis untuk memecahkan kaca gedung, dan penciptaan jalur evakuasi darurat.
Hasanuddin menekankan bahwa inovasi ini menjadi pengingat pentingnya adaptasi personel pemadam kebakaran terhadap perkembangan teknologi.
“Personel Damkarmat harus terampil secara fisik sekaligus mampu mengoperasikan teknologi canggih untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi dalam penanganan kebakaran,” tambahnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi antara Kota Makassar dan Chongqing, terutama dalam pengembangan teknologi inovatif untuk penanggulangan kebakaran.
“Ini adalah langkah nyata untuk menciptakan sistem penanggulangan kebakaran yang modern, efisien, dan berorientasi pada penyelamatan nyawa,” ujar Hasanuddin.
Keberadaan teknologi seperti drone pemadam kebakaran dipandang sebagai masa depan sektor pemadam kebakaran, mengintegrasikan kecepatan, presisi, dan keamanan dalam setiap misi penyelamatan.
Penulis: Anugrah







