MAKASSAR—Universitas Bosowa (Unibos) kembali menorehkan prestasi luar biasa dengan mengukuhkan dua dosen sebagai Guru Besar, yaitu Prof. Dr. Anzar Abdullah dan Prof. Dr. Syafri, dalam sebuah acara megah di Balai Sidang 45, Makassar, Rabu (18/12).
Prof. Anzar diangkat sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Pendidikan Sejarah, sementara Prof. Syafri menjadi Guru Besar di bidang Ilmu Perencanaan Pemukiman dan Lingkungan Perkotaan.
Rektor Unibos, Prof. Batara Surya, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian ini, yang diharapkan menjadi inspirasi bagi para dosen lainnya.
“Ini adalah tonggak penting dalam sejarah Unibos. Dengan bertambahnya Guru Besar, kami semakin dekat dengan target besar untuk memperkuat tridarma perguruan tinggi,” ungkap Prof. Batara dengan penuh semangat.
Hingga akhir tahun 2024, Unibos telah berhasil mencetak 27 Guru Besar, sebuah lompatan signifikan dari target awal. Tak berhenti di sini, Prof. Batara menegaskan bahwa Unibos menargetkan 15 Guru Besar tambahan pada tahun 2025.
Keberhasilan ini turut diapresiasi oleh Kepala LLDikti Wilayah IX, Dr. Lukman, yang memuji kepemimpinan visioner Prof. Batara.
“Sejak awal masa jabatan, beliau telah melampaui ekspektasi. Dalam waktu singkat, Unibos telah menjadi simbol kemajuan pendidikan tinggi di wilayah ini,” katanya.
Lebih dari sekadar pengukuhan, acara ini mencerminkan komitmen Unibos untuk mendorong budaya akademik yang unggul.
Dengan kolaborasi seluruh pihak, perjalanan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan kerja keras mampu mencetak generasi pendidik yang berkelas dunia.
Semoga ilmu yang dihasilkan oleh para Guru Besar ini terus memberikan manfaat besar bagi masyarakat, bangsa, dan dunia pendidikan. Unibos kini melangkah pasti menuju masa depan yang lebih gemilang.**







