MAKASSAR—Program Creative Hub yang diinisiasi oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendapat apresiasi dari Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, La Ode Haji Polondu.
Program ini dinilai mampu meningkatkan keterampilan tenaga kerja, mengurangi angka pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar.
Apresiasi ini disampaikan La Ode Haji Polondu dalam audiensi bersama Wali Kota Makassar di Kantor Balai Kota, Selasa (18/3).
Ia menyoroti kebijakan strategis Munafri yang dinilai unggul di antara kepala daerah di 10 provinsi yang menjadi wilayah kerja BBPVP Makassar.
“Creative Hub menarik perhatian kami karena program ini membekali masyarakat dengan keterampilan berbasis industri, membuka peluang kerja, serta mendorong kewirausahaan. Kami sangat mengapresiasi langkah inovatif ini,” ujarnya.
La Ode menambahkan, pelatihan yang diberikan tidak hanya meningkatkan keterampilan tenaga kerja, tetapi juga membuka kesempatan kerja di sektor formal maupun luar negeri. Oleh karena itu, pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemkot Makassar dalam penyediaan sarana dan prasarana pelatihan.
Menanggapi hal tersebut, Munafri Arifuddin menyambut baik sinergi antara Pemkot Makassar dan BBPVP Makassar.
Ia menegaskan bahwa tantangan utama ketenagakerjaan di Makassar bukanlah kurangnya lapangan kerja, melainkan rendahnya keterampilan tenaga kerja lokal.
“Banyak pekerja dari luar daerah yang masuk ke Makassar karena mereka memiliki keterampilan yang lebih siap. Ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas tenaga kerja lokal adalah hal yang harus kita dorong,” jelasnya.
Sejak diluncurkan, Creative Hub mendapat respons luar biasa dari masyarakat, dengan banyaknya pendaftar pada pelatihan seperti barista dan makeup artist (MUA).
Selain itu, Munafri juga menyoroti pentingnya penguasaan bahasa asing bagi tenaga kerja yang ingin berkarier di luar negeri.
Oleh karena itu, Pemkot Makassar berencana menyediakan pelatihan bahasa asing dalam program Creative Hub.
“Kami tidak ingin tenaga kerja asal Makassar hanya menjadi pekerja kasar di luar negeri. Kami ingin mereka menjadi tenaga profesional dengan keterampilan dan wawasan yang matang,” tegasnya.
Munafri menambahkan, Creative Hub akan terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BBPVP Makassar.
Ia berharap kerja sama ini dapat segera direalisasikan agar program pelatihan bisa berjalan optimal.
“Kami siap menjalankan program ini sesegera mungkin, tentu menyesuaikan dengan pengaturan anggaran dalam perubahan APBD mendatang,” pungkasnya.
Penulis: Anugrah







