MAKASSAR — Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan Gedung DPRD Sulawesi Selatan pascakebakaran akhir Agustus 2025.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Rehabilitasi akan dimulai dari bagian Tower, yang kondisinya dinilai masih memungkinkan untuk segera diperbaiki.

Direktur Jenderal Cipta Karya, Dewi Chomistriana menyampaikan hal tersebut usai meninjau langsung lokasi, Selasa (16/9).

Menurutnya, Tower hanya mengalami kerusakan ringan sehingga dapat direhabilitasi lebih dulu dibanding bangunan lain.

“Insya Allah yang akan kita kerjakan terlebih dahulu adalah Tower. Dari sembilan massa bangunan DPRD, Tower hanya mengalami kerusakan ringan dan bisa segera direhabilitasi,” ujar Dewi.

Proses rehabilitasi Tower ditargetkan rampung pada Desember 2025. Setelah itu, Tower akan difungsikan sementara sebagai kantor DPRD mulai awal 2026.

Sementara itu, Gedung Sekretariat dipastikan harus dibangun ulang karena mengalami kerusakan parah.

Sedangkan Gedung Utama masih dianggap layak digunakan, namun akan diperkuat dengan penambahan elemen struktur untuk meningkatkan ketahanan.

“Gedung utama ini masih layak, tapi kami akan menambah beberapa struktur untuk memperkuat konstruksi gedung,” jelas Dewi.

Kementerian PUPR juga menegaskan bahwa rehabilitasi dilakukan secara bertahap. Strategi ini diambil agar aktivitas kelembagaan DPRD Sulsel tetap bisa berjalan, meskipun proses pembangunan secara menyeluruh masih berlangsung.

Penulis: Ardhi