MAKASSAR — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar kembali menggelar ajang lari tahunan Makassar Half Marathon (MHM) 2025 dengan tema “Loud and Proud”.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, pada 31 Mei hingga 1 Juni 2025, bertempat di Anjungan Pantai Losari.

MHM 2025 menjadi salah satu ajang lari terbesar di kawasan Indonesia Timur, dengan target peserta sebanyak 10 ribu orang. Hingga pertengahan Mei, jumlah pendaftar telah mencapai 9.000 orang.

Founder MHM, Arief Rachman Nur, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini sedikit berbeda dari sebelumnya.

“Tahun ini MHM digelar dua hari karena kapasitas venue yang terbatas,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Dispora Makassar, Jumat (16/5).

Ia merinci, sebanyak 5.000 peserta akan berlari di hari pertama untuk kategori 5K. Sementara itu, di hari kedua akan dilangsungkan lomba untuk kategori 10K dan Half Marathon.

Komposisi peserta terdiri dari 75 persen berasal dari Sulawesi Selatan, 34 persen adalah perempuan, dan 52 persen merupakan generasi milenial.

Panitia juga menyiapkan jadwal pengambilan race pack selama tiga hari, yakni 29 hingga 31 Mei, untuk mencegah penumpukan peserta.

Pada pagi hari 31 Mei, sebagian peserta akan lebih dahulu mengikuti kategori 5K dan 10K, sebelum sesi pengambilan race pack dibuka kembali pada sore harinya.

Adapun alokasi slot peserta dibagi sebagai berikut: 2.000 peserta untuk kategori 5K, 3.000 untuk 10K, dan 5.000 untuk kategori Half Marathon nasional dan terbuka.

Kepala Dispora Kota Makassar, Andi Muh Yasir, menambahkan bahwa pemanasan atau fun run akan dilakukan dalam pekan ini sebagai persiapan. “Pekan ini kita adakan lari bersama agar otot tidak kaget saat hari pelaksanaan,” ujarnya.

Sebagai informasi, Makassar Half Marathon pertama kali diselenggarakan pada 2013 dan mulai berada di bawah pengelolaan pemerintah sejak 2016.

Tahun ini, panitia juga melakukan sejumlah peningkatan untuk memenuhi standar penyelenggaraan internasional.

Penulis: Ardhi