MAKASSAR—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan memberikan dukungan penuh terhadap rencana Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang akan mengevaluasi aktivitas tambang emas di Kabupaten Luwu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel, Salman Al Farisi, menyatakan apresiasinya atas perhatian gubernur terhadap isu lingkungan dan keadilan sosial.

“Saya menyambut baik langkah Pak Gubernur untuk mengevaluasi proyek tambang emas di Luwu. Ini bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Salman, Selasa kemarin.

Salman menyoroti berbagai dampak negatif dari tambang berskala besar, mulai dari kerusakan hutan, degradasi tanah, hingga ketimpangan sosial.

Ia menegaskan pentingnya evaluasi jika metode yang digunakan perusahaan berpotensi merusak lingkungan.

Ia juga mendukung pernyataan gubernur yang menekankan bahwa kekayaan alam Sulsel seharusnya memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat lokal, bukan hanya untuk kepentingan investor luar.

Sebelumnya, Gubernur Andi Sudirman menyatakan kekhawatirannya terhadap dampak lingkungan dan sosial dari proyek tersebut, bahkan membandingkannya dengan kondisi tambang di Papua.

“Kami akan bersurat ke Presiden untuk meminta evaluasi ulang izin tambang di Luwu, baik soal siapa yang mengelola maupun metode pengelolaannya. Ini menyangkut masa depan lingkungan dan masyarakat,” kata Andi Sudirman, Senin (14/4).

Gubernur juga menyinggung masalah banjir yang kerap melanda kawasan Luwu, yang diperparah oleh pembukaan lahan secara masif.

Menanggapi hal itu, DPRD Sulsel menyatakan kesiapan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama dinas terkait untuk membahas proyek tambang tersebut lebih lanjut.

Dukungan dari dewan ini diharapkan bisa mendorong pemerintah pusat untuk mengevaluasi ulang izin tambang emas di Luwu, demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan warga.

Penulis: Ardhi