MAKASSAR—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengunjungi Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis (13/3).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kunjungan ini bertujuan untuk membahas pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta inisiatif urban farming di Makassar.

Dalam pertemuan tersebut, Munafri disambut oleh Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Mohamad Risbiyantoro, beserta jajaran pejabat pengawasan.

Munafri menegaskan pentingnya memanfaatkan Program MBG secara optimal, terutama dalam hal pengadaan bahan pangan yang harus mengutamakan pemasok lokal.

“Program MBG adalah peluang besar bagi daerah. Presiden Prabowo telah menekankan bahwa pengadaan bahan pangan harus melibatkan pemasok lokal agar manfaatnya lebih terasa di masyarakat,” ujar Munafri.

Selain Program MBG, Munafri juga memaparkan strategi urban farming sebagai langkah antisipatif terhadap meningkatnya permintaan bahan pangan.

Menurutnya, pemanfaatan lahan sempit untuk pertanian dapat menjadi solusi dalam menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi.

“Kami ingin mendorong masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Dengan urban farming, kita bisa mengoptimalkan lahan kosong, menjaga ketersediaan bahan pangan, dan mengurangi tekanan harga di pasar,” tambahnya.

Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Mohamad Risbiyantoro, menyambut baik inisiatif ini.

Ia menilai bahwa pengawasan terhadap program-program strategis seperti MBG dan urban farming sangat penting untuk memastikan efektivitas dan transparansi pelaksanaannya.

“BPKP akan terus berperan dalam memastikan pelaksanaan program ini berjalan sesuai rencana, termasuk dalam aspek pengelolaan anggaran, ketersediaan bahan pangan, serta tata kelola yang akuntabel,” ujarnya.

Dengan adanya sinergi antara Pemkot Makassar dan BPKP, diharapkan Program MBG dan urban farming dapat berjalan optimal, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Penulis: Anugrah