GOWA—Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) resmi menjalin kerja sama dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi, dengan fokus pada implementasi sistem budidaya padi ramah lingkungan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kesepakatan ini dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Rektor Unhas, Prof.Jamaluddin Jompa, dan Rektor UICI, Prof. Laode Masihu Kamaluddin, di Gedung Rektorat UICI, Jakarta Selatan, Rabu kemarin.

Kolaborasi ini mencakup berbagai aspek akademik dan riset, terutama penerapan teknologi budidaya padi rendah emisi yang dikembangkan oleh mitra UICI dari Korea Selatan.

Teknologi ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas metana dari lahan persawahan, sehingga mendukung mitigasi perubahan iklim dan berkontribusi dalam skema perdagangan karbon global.

Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan inovasi pertanian yang berkelanjutan.

“Unhas terus berkomitmen untuk mengembangkan teknologi pertanian yang adaptif dan inovatif. Kami berharap kemitraan ini dapat mempercepat adopsi sistem pertanian ramah lingkungan di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UICI, Prof. Laode Masihu Kamaluddin, menjelaskan bahwa model pertanian ini sedang diuji coba di Karawang oleh tim dari Korea Selatan bersama tim UICI.

“Hasil dari uji coba ini akan menjadi referensi untuk implementasi lebih luas, termasuk di Sulawesi Selatan. Kami optimis kolaborasi ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari kerja sama, Unhas akan mengirimkan sejumlah dosen muda untuk mengikuti pelatihan dan penelitian terkait sistem pertanian ramah lingkungan ini.

Transfer pengetahuan yang optimal diharapkan dapat mempercepat penerapan teknologi di tingkat nasional.

Acara penandatanganan MoU ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Unhas dan UICI, Dekan Fakultas Pertanian Unhas Prof.Salengke, serta mitra dari Korea Selatan, di antaranya Gyeongin Park, YooSik Hwang, dan Sejin Kim.

Penulis: Natan